Protected by Copyscape plagiarism checker - duplicate content and unique article detection software.
Belajar memberikan yang terbaik untuk cinta,
meski perih sakit dan menghabiskan sisa asa,
Belajar untuk membuka hati seluas langit
seindah malam dan setulus bintang,
sangat bodoh menjadi orang yang sombong
yang hanya berada dalam pembenaran tanpa logika,
maka aq disini untuk cinta,
mencoba untuk tidak sombong dan tetap miliki cinta

Mungkin Berat Bagimu

03:15:00


Maafkan Cinta Q Kasih

Mungkin berat bagimu,
karna q membutuhkanmu lebih dari kau membutuhkan q,
karna q tidak sanggup lagi tanpamu,
tidak sepertimu.
Mungkin berat bagimu,
karna q selalu ingin bersamamu lebih dari inginmu,
karna q bermimpi terlalu tinggi untuk bersamamu,
tidak sepertimu.
Mungkin berat bagimu,
melihat q terharu hanya dengan membayangkn hadirmu,
menangis tersedu hanya karna takut khilanganmu,
apakah sepertimu?
Maafkan cinta q,
maaf q membebanimu dengan semua cinta q,
maaf q bergantung pada mimpi yang kau tawarkan itu,
tapi q tidak tahu lagi,
harus bagaimana untuk menjadi sepertimu,
menahan semua cinta q,
agar tidak lagi membebanimu,
agar tidak membuatmu semakin jauh,
agar q masih dapat mendengar bahagiamu.
 
[perempuan mu]

Begitulah Cinta Yang Ada Pada Q

15:50:00

Berkaca dari sebuah film lawas, yang nda bosan2 aq lihat lagi, The Notebook.
Tentang Noah dan Ally, cerita pada umumnya dimana status sosial yang menjadi penghalang, nda dapat qt pungkiri bahkan sampai sekarang hal tersebut masih banyak sekali terjadi disekitar qt. Tapi ada hal lain pula, takdir, yang menjadi kan qt dapat bersama pun tidak bersama dengan yang qt cintai. 

"Why You Didnt Wrote mE?? Why?? Its Wasnt Over for me!! I'm waited
for you for sever year.. And Now Its too late
" Ally said
" I Wrote YOU 365 Letters, I Wrote u everyday a year, And its not Over" Noah replied

But then, when the truth has come for us, everything is about choice, dan tidak ada pilihan yang mudah, apalagi jika hal tersebut berbenturan dengan berbagai hal, apalagi orang tua.
Bukan sekedar film biasa, alurnya mundur dan maju, sungguh bukan film sederhana yang iza dilihat sambil masak, sarat makna, meski mungkin bagi beberapa orang membosankan.

Yang menjadikan film ini istimewa ada di bagian endingnya, such an everlasting love, dimana ketika beranjak senja, ally menderita alzeimer dan tidak mampu mengingat semua kisah lalu mereka, bahkan tidak mengingat noah sama skali, sehingga noah menuliskan kisah mereka di sebuah notebook, membacakannya setiap hari ketika makan siang dengan ally yang di panti jompo sampai ally mampu mengingatnya lagi di akhir cerita, tapi itu pun hanya sementara saja, dtengah pelukan ally berteriak dan mendorong noah seperti tidak mengenalinya sama skali.
Then pada malam harinya noah datang kekamar ally dan tidur dsebelahnya, miracle happens, ally terbangun dan langsung ingat semuanya, mereka berdansa dan berpelukan seakan telah begitu lama terpisah,
Ally "do you think that our love can create miracles?"
noah "yes, i do thats what brings back you to me each time"
Ally "do you thing our love could take us away together"
noah "i think our love can do anythink we want it to"
akhirnya noah mencium ally, kemudian mereka meninggal berdua, dengan tangan yang masih berpegangan.

Film tersebut benar benar mengenai perjuangan, cinta, kesetiaan, kesungguhan dan kesejatian.
Cinta kasih spt itulah yg aq mau dalam hidup q.

ah, tapi alih alih memintanya pada Tuhan, yang perlu q lakukan sekarang hanyalah bersyukur, karena q telah miliki cinta, telah tercatat satu nama yang hanya mampu disetarakan dengan cinta dan hidup, padanya lah aq akan berikan cinta yang seperti itu, tanpa meminta hal yang sama berlaku darinya untuk q. Aq mencintainya, sangat mencintainya. Aq mau menungguinya aq mau bersamanya hingga senja qt nanti, hingga renta raga ini.
Begitulah cinta yang ada pada q, begitulah asa yang selalu q jaga dan begitulah hati yang rapi q bingkai untukmu.



Cinta sesungguhnya » tidak harus selalu bersifat fisik atau romantis.
Cinta sejati » menerima apa adanya:
☑ yg terjadi saat ini
☑ yg sudah terjadi
☑ yg akan terjadi
☑ yg tidak akan pernah terjadi

Cinta >> ZF

- stuck -

14:38:00


Stuck !!! 
segala hal terasa seperti jalan ditempat, diam, terhenti, seperti kendaraan ditengan riuh kepadatan, mobil / motor yang tengah mogok di jalan [apalagi jalan raya], ketika komunikasi terhalang koneksi, selayak jaringan modem yang sedang maintenance, ketika ide ide di kepala terhenti - blank, saat proses menuju sesuatu sedang buntu, tidak ada jalan keluar [bukan tidak ada, tetapi faktor 'blank' tadi membuat jadi tempak seperti itu]. 
Stuck !!! 
tidak dapat bergerak kemana mana. Mulai stress, frustasi, resah, gelisah, mengalir masuk ke dalam jiwa, merasuk kedalam tulang tulang, ngilu, nyeri. Hati memanas semakin terasa gerah dan tersentak terperangkap, jiwa yang lelah ingin menyerah.

Daripada menyesali hal-hal yang q butuhkan atau q harapkan untuk berjalan kembali tetapi nyatanya tak kunjung bergerak, atau menyumpahi keadaan, kecerobohan, kebodohan dan kelalaian yang telah menimbulkan stuck tersebut, lebih baik aq diam sejenak, mengingat lagi, menggali pelan dengan satu pertanyaan :
Ada yang terlupakan kah ? 

Ya, aq lupa dimana letak senyum, aq lupa bagaimana bernafas panjang dan menghelanya hingga tenang, aq lupa dimana q simpan asa, dan aq lupa untuk menyadari bahwa aq belum bersyukur untuk hari ini.

Mungkin selama ini q telah bergerak terlalu laju, sehingga tidak sempat lagi mendongak menikmati kerlipan bintang di langit malam dan menikmati semilir dingin yang menenangkan, atau tersenyum kepada matahari pagi bersama embun embun yang menyejukkan dan memberi kehidupan, mengulurkan tangan kepada jiwa jiwa pun raga yang merindukan sapaan q. Dan juga, aq lupa menyapa jiwa q sendiri yang kering karena kerutinan. Mungkin hati q telah terlalu penuh dengan ambisi dan keinginan-keinginan duniawi, sesak dengan tekanan dan ambisi dari sekitar q, mungkin inilah saatnya, membersihkan nurani, memurnikan motivasi, menyadari makna religi, menyentuh kembali hati yang sesungguhnya tak pernah sepi, hanya jarang mendapat apresiasi.
Stuck !!!
memang menyebalkan, tidak ada ide, terhenti tidak ada kelanjutan, harapan menggantung, kepastian melayang. Menjadikan bahtera hidup terhenti, dan semua aspirasi seakan mati. Tapi mungkin itulah saat yang tepat untuk kembali, sedikit memutar haluan dan meluruskan kemudi, mengistirahatkan kendali, dan menyelaraskan diri dengan kehendak Ilahi, supaya kita sungguh sampai ke tujuan kita yang hakiki.

Menyapa Ungu Diantara Mendung

14:52:00

Menyelinap ke halaman ungu milik q, q kibaskan tangan di muka dan menggosok hidung sejenak, pengap dan berdebu disini. Sontak angan q pergi mencari waktu dimana terakhir q mengunjunginya, sepertinya telah lama sekali, kalender dinding tertanggal 24 desember tertera cerita tentang hari ibu. Huhhhft, sedikit menghela nafas sambil berlalu mengambil sapu dan teman temannya dan mulai ber benah.


Q rebahkan tubuh berkeringat dan berdebu q di sofa sudut kegemaran q dan menyalakan winamp, klik 2 kali untuk lagu maher zein - for the rest of my life dan 'enqueu in winamp' untuk tompi - for the rest of my life. Terdiam sejenak untuk kemudian menambahkan seventeen - hal terindah dan lucky - jason mraz. Q buka jendela lebar2, diluar hujan, tergoda hati untuk keluar dan membiarkan diri basah oleh tiap tetesnya. Angan menyelusup diantara tetesan itu untuk menembus ruang, membisikkan rindu pada tetes terdekat dan berharap tersampaikan pada tetes2 berikutnya hingga mencapai ruang rindu dia, yang mungkin masih bermil-mil jauhnya. Hati berbisik cinta setiap mengingat dia, menyebutkan namanya, membuat otot2 bibir q tertarik dan membentuk seulas senyum. 
Ada banyak cerita, sebenarnya. Namun keadaan membuat q tidak lagi bertandang. Bukan q lupa, tapi memang tiada kemampuan dan kesempatan untuk q menghampiri. Berjanji lirih dalam hati untuk lebih sering memperhatikan, lebih sering menorehkan imaji dan asa. Ruang q sayang, tetaplah sabar menanti torehan2 q selanjutnya ya, tetaplah bermimpi dan memanjakan imaji dengan senyum. 

My Purple Dreamer's Dreams.. 

[Renungan] Ibu Baca Ini Dulu Sebelum Kau Aborsi Aq

16:31:00

Melihat laporan jurnal kesehatan beberapa waktu lalu menyebutkan angka aborsi yang sangat tinggi dan memprihatinkan kita semua, dikutip ruanghati.com dari kantor berita Antara, angka aborsi tahun lalu pertahunnya mencapai hingga 2,5 kasus. Bayangkan 2,5 juta bakal manusia di hilangkan nyawanya, kesempatannya untuk menghirup udara segar menjadi manusia seutuhnya. Mengenaskan karena justru orang tua merkalah yang tidak menginginkan kehadiran buah hati mungil tersebut.

Mereka berhak untuk hidup, kenapa kau hilangkan haknya

Mereka berhak untuk hidup, kenapa kau hilangkan haknya
Lihat jutaan pasangan yang lama tidak dikaruniakan keturunan sangat merindukan buah hati hadir disisi mereka, disisi lain justru mereka yang oleh Tuhan dikaruniakan keturunan tega mematikan dan membunuh darah dagingnya sendiri. Semoga kita terhindar dari kekejian ini.
Wahai para ibu coba kau renungkan suara merdu nan polos dari dalam perutmu, mereka bersuara menyampaikan pesan ini untukmu, dengarkanlah ungkapan buah hatimu ini, darah dagingmu ini bunda tersayang, senandung mereka disuarakan waktu ke waktu,mari bunda kita renungkan.
di bulan pertama
Wahai Bunda, Aku memang hanya 3/4 inci saja panjangnya,tp aku sdh punya seluruh organ tubuh.
Aku suka suaramu.
Setiap kali aku mendengarnya,aku pasti menggerakkan tangan dan kakiku.
Suara detak jantungmu adalah lagu kesukaanku.
di bulan kedua
Duhai Ibuku tersayang, Hari ini aku belajar mengisap jariku, bila kamu bisa melihatku, Ibu pasti tau kalau aku adalah bayimu.
Aku memang blm cukup besar utk hidup diluar. Betapa nyaman dan hangat didalam sini, ibu.
di bulan ketiga
Tahukah bunda tentang nanda, aku anak laki2. Aku harap ibu bahagia karenanya.Aku selalu berharap ibu selalu bahagia.
Karena bila kamu sedih, akupun ikut sedih, dan akupun ikut menangis walaupun ibu tdk bisa mendengarnya.
di bulan keempat
Bundaku tersayang, rambutku mulai tumbuh, memang masih pendek dan halus tp akan tumbuh banyak sekali.
Aku telah berlatih lama sekali, sehingga aku bisa menengok, melipat dan meregangkan kaki dan tangan2ku. Aku menjadi ahli dalam hal2 itu.
di bulan kelima
Bundaku tercinta,kamu pergi ke dokter hari ini.
Tp ma, dia bohong kepadamu.Dia bilang kalau aku tidak ada.
TAPI AKU ADA!!!!!
MA.. DENGARLAH AKU, AKU BAYIMU!!
Mommy, apa itu ABORSI???
di bulan keenam
Aku bisa mendengar dokter itu lagi.
Aku tidak suka dia.Dia sangat tidak berperasaan.
Sesuatu datang mengancam rumahku.
Dokter2 itu bilang itu jarum.
Mommy apa itu??? TOLONG, AKU TERBAKAR!!
TOLONG HENTIKAN DIA!!
AKU TIDAK BiSA MELAWANNYA!!
MOMMY!! TOLOOOOONG!!!!!
di bulan ketujuh
Wahai bunda terkasih, aku baik2 saja.
Aku sudah bersama TUHAN, DIA MEMEGANG TANGANKU.
Dan dia telah memberitahuku apa itu aborsi..
Mengapa kamu tidak menginginkanku, Mommy?????
Tahukah kau Ibundaku apa yang terjadi
Satu jantung LAGI yg berhenti berdetak
Dua mata yg tidak dapat lagi melihat dunia
Dua tangan lagi yg TIDAK AKAN pernah memegang
Dua kaki LAGI yg tidak akan pernah bisa berlari dan berjalan
Satu mulut LAGI yg tidak akan pernah bisa berbicara
Pikirkanlah sebelum kau bertindak
dari anandamu yang mengasihimu

[Renungan] Kasih Ibu - Untuk Hari Ibu

16:26:00


Pada malam itu, Ana bertengkar dengan ibunya. Karena sangat marah, Ana segera meninggalkan rumah tanpa membawa apapun. Saat berjalan di suatu jalan, ia baru menyadari bahwa ia sama sekali tidak membawa uang. Saat menyusuri sebuah jalan, ia melewati sebuah kedai bakmi dan ia mencium harumnya aroma masakan. Ia ingin sekali memesan semangkuk bakmi, tetapi ia tidak mempunyai uang.
Kasih sayang ibu yang secara rutin kita dapatkan tak sadar sering kita lupakan
Pemilik kedai melihat Ana berdiri cukup lama di depan kedainya, lalu berkata “Nona, apakah engkau ingin memesan semangkuk bakmi?” ”Ya, tetapi, aku tidak membawa uang” jawab Ana dengan malu-malu “Tidak apa-apa, aku akan mentraktirmu” jawab si pemilik kedai. “Silahkan duduk, aku akan memasakkan bakmi untukmu”.
Tidak lama kemudian, pemilik kedai itu mengantarkan semangkuk bakmi. Ana segera makan beberapa suap, kemudian air matanya mulai berlinang.
“Ada apa nona?” tanya si pemilik kedai. “Tidak apa-apa, aku hanya terharu” jawab Ana sambil mengeringkan air matanya. “Bahkan, seorang yang baru kukenal pun memberi aku semangkuk bakmi, tetapi, ibuku sendiri, setelah bertengkar denganku, mengusirku dari rumah dan mengatakan kepadaku agar jangan kembali lagi ke rumah. Kau, seorang yang baru kukenal, tetapi begitu peduli denganku dibandingkan dengan ibu kandungku sendiri” katanya kepada pemilik kedai.
Pemilik kedai itu setelah mendengar perkataan Ana, menarik nafas panjang dan berkata, “Nona mengapa kau berpikir seperti itu? Renungkanlah hal ini, aku hanya memberimu semangkuk bakmi dan kau begitu terharu. Ibumu telah memasak bakmi dan nasi untukmu saat kau kecil sampai saat ini, mengapa kau tidak berterima kasih kepadanya? Dan kau malah bertengkar dengannya”
Ana, terhenyak mendengar hal tsb. “Mengapa aku tidak berpikir tentang hal tersebut? Untuk semangkuk bakmi dari orang yang baru kukenal, aku begitu berterima kasih, tetapi kepada ibuku yang memasak untukku selama bertahun-tahun, aku bahkan tidak memperlihatkan kepedulianku kepadanya. Dan hanya karena persoalan sepele, aku bertengkar dengannya.
Ana, segera menghabiskan bakminya, lalu ia menguatkan dirinya untuk segera pulang ke rumahnya. Saat berjalan ke rumah, ia memikirkan kata-kata yang harus diucapkan kepada ibunya. Begitu sampai di ambang pintu rumah, ia melihat ibunya dengan wajah letih dan cemas. Ketika bertemu dengan Ana, kalimat pertama yang keluar dari mulutnya adalah “Ana kau sudah pulang, cepat masuklah, aku telah menyiapkan makan malam dan makanlah dahulu sebelum kau tidur, makanan akan menjadi dingin jika kau tidak memakannya sekarang”.
Pada saat itu Ana tidak dapat menahan tangisnya dan ia menangis dihadapan ibunya.
Sekali waktu, kita mungkin akan sangat berterima kasih kepada orang lain di sekitar kita untuk suatu pertolongan kecil yang diberikan kepada kita. Tetapi kepada orang yang sangat dekat dengan kita (keluarga) khususnya orang tua kita, kita harus ingat bahwa kita berterima kasih kepada mereka seumur hidup kita.
Seringkali kita menganggap pengorbanan mereka merupakan suatu proses alami yang biasa saja; tetapi kasih dan kepedulian orang tua kita adalah hadiah paling berharga yang diberikan kepada kita sejak kita lahir.

Sumber cerita: motivation-live.blogspot.com

Pesan :
Segala sesuatu kan terasa bila kita sudah tak bersamanya, bila ia hilang dari keseharian kita, kala kita masih berkumpul bersama sering kita tak bisa merasakan sebuah kebaikan bahkan pengorbanan, seolah menjadi sesuatu yang biasa dan lumrah

[Renungan Hidup] Arti Empat Isteri dan Bekal Kematian

16:16:00

Tersebutlah pada suatu ketika ada seseorang pria yang memiliki 4 isteri
Isteri pertamanya adalah tipe yang setia
Isteri keduanya adalah tipe yang sabar dan pengertian
Isteri ketiganya adalah tipe yang selalu bisa dibanggakan olehnya
Isteri keempatnya adalah tipe yang menyenangkan dan paling cantik

Poligami

Kepada isteri keempat, dia selalu memberinya banyak harta dan kesenangan.
Kepada isteri ketiga, dia selalu berusaha memperkenalkannya dengan semua kenalannya.
Kepada isteri kedua, dia selalu meminta pendapatnya karena selalu dapat menolongnya bila ada suatu masalah yang tidak bisa dia hadapi sendirian. Kepada isteri pertamanya, dia malah sering melupakannya dan melalaikannya, padahal isterinya yang pertama ini begitu sayang kepadanya.
Sampailah pada masa yang ditetapkan, pria itu mengalami sakit dan merasakan bahwa umurnya tak panjang lagi.
Dipanggillah keempat isterinya yang telah melewati hidup bersamanya selama ini. Dia merasa takut bila nanti kehilangan semua isterinya, karena itu dia bermaksud menanyakan kepada semua isterinya, apakah mereka semua mau menemaninya meninggalkan dunia ini karena dia merasa tak sanggup bila harus pergi meninggalkan dunia ini sendirian.
Kemudian pria itu mulai bertanya dari isteri keempatnya, “Wahai isteriku, engkau selalu kuberikan banyak harta dan kesenangan, maukah engkau menemaniku  meninggalkan dunia ini?”
Isteri keempatnya langsung menjawab, “Tentu saja tidak, takkan kutinggalkan dunia ini hanya untuk menemanimu.”
Pria itu merasa sangat sedih akan perlakuan yang diterimanya dari isteri keempatnya.
kemudian pria itu mulai bertanya lagi kepada isteri ketiganya, “Wahai isteriku, engkau selalu kubanggakan kepada semuanya, maukah engkau menemaniku meninggalkan dunia ini?”
Isteri ketiganya langsung menjawab, “Tentu saja tidak, karena disini banyak yang mau menerimaku dan aku akan segera menikah lagi segera setelah engkau pergi.”
Pria itu terpukul akan jawaban yang diterimanya dari isteri ketiganya.
kemudian pria itu mulai bertanya lagi kepada isteri keduanya, “Wahai isteriku, engkau selalu kudatangi bila ada masalah yang tak bisa kuhadapi sendirian, maukah engkau menemaniku meninggalkan dunia ini?”
Isteri keduanya menjawab, “Maafkan aku, aku tak bisa menolongmu untuk masalah yang ini. Aku hanya bisa mengantarmu sampai ke liang lahat. Segera setelah engkau pergi, aku akan membuatkan makam yang indah untukmu untuk dapat aku datangi nanti.”
Pria itu langsung putus asa akan jawaban yang diterimanya dari isteri keduanya.
Kemudian dia mendengar isteri pertamanya berkata, “Aku akan menemanimu, ikut kemanapun engkau pergi. Aku takkan pernah meninggalkanmu, karena aku begitu sayang kepadamu dan aku tahu engkau selalu membutuhkanku, tak berdaya tanpa adanya diriku.”  Pria itu menoleh dan melihat kepada isteri pertamanya, tampak kurus dan tak bersinar, seperti orang yang tak terurus. Pria itu menyesali dirinya dan berkata,
“Seandainya aku selalu merawatmu disaat masih ada waktuku dahulu, takkan kubiarkan engkau menemaniku dalam keadaan seperti ini. Aku menyesal dan baru menyadari bahwa engkaulah yang benar-benar menyayangiku dan tak pernah meninggalkanku.”

Hikmah :
Sesungguhnya dalam diri kita akan ada empat isteri.
Isteri keempat ialah tubuh kita. Walau banyak waktu dan materi yang kita lakukan untuk merawatnya, saat tiba masanya kita meninggalkannya, takkan kita bawa saat menghadap Allah SWT.

Apa yang sudah kita siapkan untuk bekal nanti

Apa yang sudah kita siapkan untuk bekal nanti
Isteri ketiga ialah status sosial dan kekayaan kita. Walau kita begitu bangga dan sayang kepadanya, segera setelah kita meninggalkannya, semuanya akan berpindah dari diri kita ke orang lain.
Isteri kedua ialah keluarga, kerabat dan teman kita. Walau kita selalu dekat kepada mereka, mereka takkan bisa bersama kita tuk selamanya. Hanya sampai liang lahat mereka dapat mengantar kita.
Dan isteri pertama ialah jiwa dan amal ibadah kita, yang kadang terlupakan oleh kita, jarang kita jaga. Padahal inilah yang akan selalu menemani kita baik
dalam hidup maupun setelah kita meninggalkan dunia yang fana ini. Hanya jiwa yang kaya iman, islam dan ihsan serta amal ibadah yang akan selalu menolong kita  baik didunia maupun di akhirat kelak.

Sumber : http://ruanghati.com/2010/08/22/renungan-hidup-arti-empat-isteri-dan-bekal-kematian/

un-notice

13:50:00

There are three types of women:

The ones that go unnoticed.
The ones that catch the eye but are soon forgotten.
The ones that you notice, but you don’t know why, almost mysterious in a way, and those are the ones you never forget, never.
And which one i am ???
Surely, the 1st one..
 as i usually compare my self as something invisible..

Q Tergoda Untuk Menuliskannya

15:42:00


Atas beberapa peristiwa, q tergoda untuk menuliskannya, karena beberapa hal yang terjadi akhir2 ini, banyak hal disekeliling q yang membuat q makin banyak belajar mengenai karakter manusia dan hal hal yang melatarbelakanginya. Dengan saling sharing sama papa di tiap malam malam hangat kami maka q jadi lebih memahami lagi,
to my partner of life, thanks for being you, and im so proud having you..

 
Berikut dibawah ini q sekedar merangkum peristiwa bulan ini yang menarik perhatian q, mengenai kedewasaan, mengenai keyakinan dan mengenai relationship. Namun untuk tulisan kali ini q hanya akan menuliskan tentang poin pertama.

Perlu kita ketahui bahwa anak-anak jalanan/pemulung mempunyai suatu keistimewaan yang tidak kita miliki.
Apa keistimewaannya?
Tiap hari mereka mampu melawan kekejaman kehidupan, bergelut dengan rasa sakit yang bukan hanya fisik melainkan juga batin karena hinaan dan cacian, hanya untuk satu tujuan yaitu untuk bertahan hidup, walaupun uang yang didapat sedikit namun mereka tetap bersyukur dan tak mengenal kata “putus asa” untuk kembali berjuang pada hari-hari selanjutnya. Demi orang2 yang dikasihinya pun demi dirinya sendiri.

 
Lalu bagaimana dengan qt?
Qt tidak tiap hari merasakan kekejaman dunia, masih banyak fasilitas yang qt miliki dan hanya pada waktu tertentu saja qt mendapati kesulitan, namun parahnya qt biasanya gampang berputus asa bila menemui kegagalan tersebut, padahal seringkali kegagalan itu pun baru kali itu terjadi dan yang lebih parahnya lagi qt jadi tidak lagi mensyukuri apa yang qt punyai saat itu.
Sekarang lebih hebat manakah? kita atau anak jalanan?

Setiap manusia itu unik dan masing masing memiliki individualisme yang berbeda beda, dari ribuan manusia yang lalu lalang disekitar qt setiap hari, sebagian memang qt kenal sebagian lain hanya sambil lewat atau bahkan baru sekali itu bertemu. Tapi dengan qt berinteraksi dengan qt berkomunikasi, selalu akan qt temukan hal baru yang memperkaya pikir qt, jika qt menggunakannya dengan benar tentunya. Bukanlah sikap dan sifat yang bijak jika qt terbiasa menghakimi atau menunjukkan arogansi atas hal hal yang qt temui setiap hari tersebut. Manusia sekarang lebih vokal, vulgar, lebih individualis dan egois, itu kenyataannya, mungkin karena keadaan bisa juga karena lingkungan dan atau kehidupan yang semakin keras. Tidak ada yang salah, itulah kehidupan. Dan Allah SWT telah menempatkan masing masing porsinya dengan sangat Adil bagi-Nya.

Ada q membaca di suatu tempat, maaf lupa dr mana q baca krn hanya meresap dalam ingatan tentang makna dr kata kata tersebut [trauma ada yang sok pake mau jerat pake hukum UU ITE sih, hehehehehee.. pizzz..]

Being NICE to someone you DISLIKE doesn’t mean U’re FAKE,
It’s mean U’re MATURE enough to TOLERATE ur dislike towards them
the question is : If maturity was NOT equal with AGE or NUMBER,
is TOLERATE really equal with MATURITY ???
Is it all about TOLERATE and or COMPROMIZING ???


Sebenarnya q sendiri belum memaknai benar atas sebuah kedewasaan, q akui q sendiri masih sering manja, berkeluh, menyimpan perasaan jengkel dan geram. Mungkin masih jauh dari makna sebuah kedewasaan tersebut. Yang selalu aq pahami adalah bahwa dalam memandang segala sesuatu tidak cukup hanya dari sudut pandang qt sendiri, bahwa segala sesuatu memiliki nilai lebih jika qt mampu memandangnya dari berbagai sisi dan berempati terhadapnya. Tentunya satu jenis empati yang tulus, bukan empati yang memiliki embel embel di belakangnya. Karena ada beberapa peristiwa di sekitar q, bahwa seseorang berempati pada pihak lain disekitarnya tetapi mengharapkan balasan, mengharapkan dia diperlakukan sama dan menjadi jatuh atau down ketika dia tidak mendapatkan yang dia inginkan yang bisa jadi lebih besar dari yang mampu dia berikan. Dan ketika hal buruk menimpanya dia mulai bertanya tanya dan menyalahkan ’kok mereka tega sama aq ya, padahal q sudah melakukan banyak hal untuk membantu mereka’. Lagi, kuulangi bahwa segala sesuatu memiliki nilai lebih jika qt mau dan mampu memandangnya dari berbagai sisi dan berempati terhadapnya. Karena segala sesuatu terjadi pasti memiliki alasan tersendiri, memiliki latar belakang tersendiri, dan setiap individu memiliki kemampuannya sendiri sendiri dalam mensikapi hal tersebut. Memaksakan asumsi qt sendiri bukanlah cara yang bijak, sebagaimana qt memiliki alasan2 qt sendiri, mereka pun demikian, sering keadaan yang menyebabkan demikian yang sungguh diluar kuasa mereka. Bila memang ada seseorang yang sungguh2 berniat jahat dengan qt, dan qt telah begitu mempercayainya, apakah qt menghendakinya??? Tentu tidak bukan??? Disitulah yang disebut dengan keadaan, disitulah qt mestinya memahami bahwa ada hal hal yang memang diluar kuasa qt. Lantas jika terjadi demikian qt kemudian menyalahkan Tuhan??? Lantas kemudian berpaling dari Nya??? Seperti anak anak jalanan yang saya tuliskan di awal tadi, apakah mereka menghendaki untuk hidup seperti itu ??? [biarkanlah hati kalian masing2 yang menjawab pertanyaan tersebut].
Perempuan ini, yang beberapa waktu ini mendadak hadir dalam cuplikan kehidupan q meski hanya dalam bentuk tulisan, membuat q makin belajar lagi tentang makna dari kata kata tersebut. Membuat q banyak berpikir dan meyakini bahwa ’every single things must be significant, even this one’. Meski bukan berarti q mengiyakan semua tuduhan dia yang membabi buta tersebut, tapi setelah q membaca semua yang tertulis atas nama dia aq jadi memahami dia secara psikologis, dia berlaku seperti itu karena latar belakangnya yang seperti itu. Maka biarkanlah, hanya kata MAAF dan TERIMAKASIH yang cukup untuk dia, tanpa perlu lagi q menambahkan perpanjangan penjelasan atas 2 kata tersebut, sudah sangat jelas jalan pikir qt berbeda, jadi meski q menggunakan berbagai macam kata mungkin nda akan mampu tertangkap olehnya maksud yang q sebutkan. Secara tidak langsung, inikah yang dimaksud dengan ‘TOLERATE’ and ‘COMPROMISING’ ??? 
 
Bukankah Allah SWT itu ADIL dengan cara-NYA ??? Masihkah mempertanyakan tentang kenapa orang lain berlaku jahat dengan qt??? Kenapa qt tidak mendapatkan perlakuan yang sama seperti yang qt lakukan terhadap org lain??? Masihkah qt menghitung satu persatu tindakan [yang menurut qt] baik terhadap orang lain??? Masihkah qt menghakimi sesama qt tanpa melihat terlebih dulu apa yang melatari peristiwa tersebut??? Masihkah qt menilai orang lain SALAH atas rasionalisasi yang hanya qt buat sendiri???
Tidakkah malu qt masih mempertanyakan semua itu ketika qt sudah mengetahui ke-Maha Adil-an Beliau???
[mama givaldi on thought]

Bersama Airmata Rindu

06:05:00

Bersama airmata rindu dan derai deras hujan q hanya mampu terdiam dsini membayangkan dia, membiarkan butiran2 dingin tersebut terhempas membasahi tubuh q yang menghangat, menyaksikan angin meliuk-liukkan pepohonan menggiring awan awan hitam kian merata dan memekat, dan q masih terdiam.
Lamat q dengar lagu rindu, semampu q mempertajam pendengaran dan mendapati sebuah lagu yang sangat q kenal, berdentum segenap rindu menyeruak menghentak pertahanan hati hingga kembali airmata q mengalir, q pejamkan mata rasa semakin deras tangis q semakin bergetar tubuh q oleh karena isak itu.

Tompi – Tak Pernah Setengah Hati

Tak pernah setengah hati q mencintaimu q memiliki dirimu
Setulus tulusnya jiwa q serahkan semua hanya untukmu
Tak pernah aq niati untuk melukaimu atau meninggalkan dirimu
Sesal q selalu bila tak sengaja aq buat kau menangis
Memiliki mencintai dirimu kasih q
Tak akan pernah membuat diri q menyesal
Sungguh mati q hidup q kan selalu membutuhkan kamu
Memiliki mencintai dirimu kasih q
Tak akan pernah membuat diri q menyesal
Sungguh mati q hidup q kan selalu membutuhkanmu





It’s another GREAT SONG in my life, at every words telling about how LOVE could be that GREATs, sincere and truly love ever.

Cinta andai kau tahu bahwa semalaman q menangis dengan lagu itu, sebagian ditengah kegelapan dan hujan [hujan angin beliung yang begitu deras dan kencang membuat listrik disini mati untuk waktu yg lumayan lama].
Cinta andai kau tahu bahwa ribuan kata cinta nda mampu mengungkapkan seberapa besar dan dalam rasa yang kini menjalar dalam hati, jiwa dan raga q. Sering aq mencoba menuliskan tentang cinta ini untukmu, karena memang kesementaraan ini memaksa q hanya dapat menyampaikan segenap rasa ini lewat kata, namun q gagal, nda ada lagi kata yang mampu menggambarkannya selain tetesan airmata rindu yang semakin deras dan isak yang semakin menggetarkan raga.
Cinta andai kau tahu..

Sering q bertanya pada diri q sendiri, layakkah q menyandingmu sayang??? Kau disana dengan segala kesempurnaan hati yang sangat q inginkan, tapi q disini dengan berbagai kekurangan yang nda cukup selembar kertas untuk menuliskannya..
Yang q miliki hanya cinta dan kesungguhan ini, menantimu dengan hati yang selalu penuh dan harapan yang begitu besar atasmu. Raga ini tidak mampu melakukan apapun, terhalang ketidaktahuan. Ah, q selalu mengulang ulang kata, sudah nda ada kata lain lagi yang mampu q tulis, karena hanya itu yang selalu berputar2 dalam hati dan pikir q, sebab hanya itu yang nyata terasa, ya, semua hanya tentang kamu dan resah q atas ketidaktahuan ini atasmu.

Sendiri seperti ini membuat q menangis, ketika q sangat ingin mengetahui keadaan dirimu disana tapi q tak mampu lakukan apapun selain bersujud dan menangis, namun jika q memaksa diri untuk bersama org lain pun sia sia, karena mereka akan dengan jelas sekali mengetahui betapa hanya raga q yg kini dtengah2 mereka, bukan hati q, bukan pikir q, bukan jiwa q. Oleh karena itu q lebih baik sendiri, lebih baik menenggelamkan diri dalam airmata rindu dan ruangan ini, bersama musik kesayangan mu, bersama segala kenangan tentangmu, bersama bayang dirimu yang q ciptakan sendiri.

Sayang, q mohon, kabarkanlah meski hanya sedikit kata..”
[Mama Givaldi]

Followers

picture of a dreamer

picture of a dreamer
Freena Pipiholic

Lets Follow by

Follow pipiholic on Twitter