Protected by Copyscape plagiarism checker - duplicate content and unique article detection software.
Belajar memberikan yang terbaik untuk cinta,
meski perih sakit dan menghabiskan sisa asa,
Belajar untuk membuka hati seluas langit
seindah malam dan setulus bintang,
sangat bodoh menjadi orang yang sombong
yang hanya berada dalam pembenaran tanpa logika,
maka aq disini untuk cinta,
mencoba untuk tidak sombong dan tetap miliki cinta

Bila Ibu Boleh Memilih

19:42:00



Anakku...
Bila ibu boleh memilih
Apakah ibu berbadan langsing atau berbadan besar karena mengandungmu
Maka ibu akan memilih mengandungmu?
Karena dalam mengandungmu ibu merasakan keajaiban dan kebesaran Allah
Sembilan bulan nak...
Engkau hidup di perut ibu
Engkau ikut kemanapun ibu pergi
Engkau ikut merasakan ketika jantung ibu berdetak karena kebahagiaan
Engkau menendang rahim ibu ketika engkau merasa tidak nyaman, karena ibu
kecewa dan berurai air mata
Anakku...
Bila ibu boleh memilih apakah ibu harus operasi caesar, atau ibu harus
berjuang melahirkanmu
Maka ibu memilih berjuang melahirkanmu
Karena menunggu dari jam ke jam, menit ke menit kelahiranmu
Adalah seperti menunggu antrian memasuki salah satu pintu surga
Karena kedahsyatan perjuanganmu untuk mencari jalan ke luar ke dunia
sangat ibu rasakan
Dan saat itulah kebesaran Allah menyelimuti kita berdua
Malaikat tersenyum diantara peluh dan erangan rasa sakit,
Yang tak pernah bisa ibu ceritakan kepada siapapun
Dan ketika engkau hadir, tangismu memecah dunia
Saat itulah...
saat paling membahagiakan
Segala sakit & derita sirna melihat dirimu yang merah,
Mendengarkan ayahmu mengumandangkan adzan,
Kalimat syahadat kebesaran Allah dan penetapan hati tentang junjungan kita
Rasulullah di telinga mungilmu
Anakku...
Bila ibu boleh memilih apakah ibu berdada indah, atau harus bangun tengah
malam untuk menyusuimu,
Maka ibu memilih menyusuimu,
Karena dengan menyusuimu ibu telah membekali hidupmu dengan
tetesan-tetesan dan tegukan tegukan yang sangat berharga
Merasakan kehangatan bibir dan badanmu didada ibu dalam kantuk ibu,
Adalah sebuah rasa luar biasa yang orang lain tidak bisa rasakan
Anakku...
Bila ibu boleh memilih duduk berlama-lama di ruang rapat
Atau duduk di lantai menemanimu menempelkan puzzle
Maka ibu memilih bermain puzzle denganmu
Tetapi anakku...
Hidup memang pilihan...
Jika dengan pilihan ibu, engkau merasa sepi dan merana
Maka maafkanlah nak...
Maafkan ibu...
Maafkan ibu...
Percayalah nak, ibu sedang menyempurnakan puzzle kehidupan kita,
Agar tidak ada satu kepingpun bagian puzzle kehidupan kita yang hilang
Percayalah nak...
Sepi dan ranamu adalah sebagian duka ibu
Percayalah nak...
Engkau adalah selalu menjadi belahan nyawa ibu...
[zf]

Singkat Saja

14:52:00

:: kekasih q adalah lelaki itu, lelaki itu adalah kamu, kamu yang menyandang nama Zul Fiardi :: ketahuilah bahwa q bangga milikimu..

[Freena Pipiholic]


Untuk Yang Q Sebut Sebagai Kekasih

13:39:00

-->
Untuk yang q sebut sebagai kekasih,
Kau telah lewati semua benteng yg q bangun kokoh dengan kesombongan, kesombongan bahwa q merasa nda akan percaya lagi dengan rayu cinta dan lelaki, kesombongan atas rasa takut yang terus q pelihara. Tapi atas caramu yang entah seperti apa kau berhasil mendiami ruang ternyaman bagi hati q, mengisinya dan memenuhinya dengan berbekal kesederhanaan kata2 itu, kejujuran hati, kesungguhan dan ketulusan yang kau suguhkan. Yakin q lebih dari semua itu, ada yang diluar dr semua itu, seperti ada yg membimbing dan mengarahkan hati hingga sampai pada hari ini, tapi entah.
Untuk yang q sebut sebagai kekasih,
Q sangat memahami keraguan yg bergema disana, pun sebagaimana yg menggaung disini, mungkin sukar untuk dipercaya, mungkin terlalu cepat, mungkin juga terlalu rumit. Padahal qt hanya lalui sebagaimana adanya, tidak melawan arus pun tidak menyangkal rasa, hanya terjadi begitu saja. Yang kemudian membuat q semakin yakin, yang kemudian membuat q menemukan satu demi satu rasa bangga atas apa yg kini sedang aq miliki, bangga miliki mu.
Untuk yang q sebut sebagai kekasih,
Lihatlah dengan hati apa yg q simpan dsini sekarang, yakinlah ’u know i do’ adalah jawaban q atas apa yg q lihat dengan jelas dr hati mu. Q telah menutup segala kisah terdahulu dengan senyum, sepahit apapun itu. Tertinggal hanya kenangan dan bukan lagi rasa, hanya tulisan dan materi yang bukan lagi chemistry atas hadirnya rasa. Karena q telah memilihmu, karena hati q telah memintamu, dan karena segenap raga pun menyadari sepenuhnya atas komitmen yang telah q ikrarkan bersama jawab q atas hatimu ketika itu.
Untuk yang q sebut sebagai kekasih,
Bangga q milikimu, dengan seluruh apa adanya dirimu, apapun masalalu yang telah menjadikanmu seperti hari ini, dirimu dan paket lengkap keluarga besarmu itu. Bangga q bersamamu, menjadi yang indah dihatimu, menjadi alasan dr setiap senyum dan bahagiamu, menjadi pendamping hati dan ragamu.
Untuk yang q sebut sebagai kekasih,
Jadilah imam bagi q, halalkanlah sgala niat baik ini, ajari dan bimbing q untuk terus menjadi yg terbaik..
Q percayakan hati dan raga ini sebagai awak dari kapal yg kau nahkodai..
Untuk yang q sebut sebagai kekasih,
With all i have, luv u..

[Pipiholic]

My Other Insomniac Nite

23:44:00

Ijinkan q mengeluh sejenak, mengenai rasa sepi dan rasa bosan, mengenai kekosongan dan kehampaan, mengenai kekecewaan dan rasa takut, mengenai aq. 
Laju grand lawas q nda terasa makin kencang, menyusuri jalan2 surabaya yg beraspal bagus dan relatif sepi, sambil berangan, sambil berpikir, sambil berencana, sambil merenung. Sering q temukan jawaban, sering hanya q temukan jalan buat berdamai dengan segala resah yg ada. Merasakan dingin malam di seluruh tubuh dan menerpa wajah q yg memucat, melihat lampu2 kota yang bersinar penuh warna di malam hari, tetap awas dengan rambu jalan dan keramaian sekitar dengan tetap layang kan angan dan pikir sejauh mungkin, hal yg sudah sangat biasa q lakukan. [smile] Sayang sekali nda ada alat yg iza dgunakan untuk mengetik dengan pikiran ya, ide2 dan inspirasi2 sering bermunculan ketika itu, tapi sering pula lepas atau hilang begitu saja ketika ada sesuatu yg membuat konsentrasi berkendara q terganggu, sering pula ketika q telah sampai dirumah dan menghadap monitor netbuk q tertegun dan nda mampu lagi mengingat kata per kata yg tersusun indah saat q dalam laju tadi.. huhhft.. 
Melamun dan diam merangkai kata di udara, terlebih ketika langit telah gelap dengan dingin yg menusuk,  menjadikan kesenyapan yg indah dan kesyahduan yg sakral. Dulu, ketika masih mungkin, berbincang dengan bintang setiap malam, bergurau dengan angan dan menangis pada angin, [sad] tapi telah beberapa kali berganti tahun q sudah tidak lagi menyapa bintang2 q, dan q kini sangat merindukan mereka.. Q tulis ini, tapi apakah mereka mengerti akan rindu q, tersampaikan atau tidak seruan rindu tak berbatas ini ketika q hanya mampu menuliskannya dalam ruang sempit dan berdebu yg terdiami kini.. [sad] Bintang bintang, adakah rindu kalian untuk q juga??? Adakah harapan kalian agar q datang lagi menyapa & bernyanyi bersama lagi??? 
Mimpi dan Harapan atas rumah kaca itu masih q simpan rapi sampai sekarang, siapakah yg akan membangunkannya untuk aq ? Masih adakah hati yg tulus membangunkannya untuk q ? Bilakah q telah kehilangan kepercayaan atas diri q sendiri terkikis sepi dan segala kecewa ?
Selalu hati yg salah yg q diami, rumah yang bukan untuk aq yg q singgahi, yg memberikan euforia semu. Ada banyak kisah, begitu banyak hingga q perlu menatanya dengan rapi setiap saat agar nda kembali berserak dan terberai ketika q bangun dr mimpi buruk dan tersentak. [smile] Dan hingga kini aq masih, tersenyum dan berdamai dengan segala keadaan yang ada, mengumpulkan smua rasa sakit untuk dtempatkan di satu ruang khusus, mengumpulkan keyakinan2 dan harapan untuk di tetapkan dalam hati. Masih mencari dan mengusahakan untuk dapat menemui bintang2 q lagi, masih terjaga bersama malam, keyboard dan sahabat2 q yg entah. Aq masih hidup dan masih hadir memadati bumi dengan tumpukan cerita, masih membebani tugas malaikat pencatat dengan perjalanan2 yang unordinary, masih terus menulis dan bercerita, tentang hati, tentang perjalanan, tentang apapun yang terjangkau. Meski mungkin q hadir disini hanya sebagai penghias cerita2 ibarat selada yang tersaji di piring, tak jadi soal, yang penting aq masih hadir dan ada, terserah bagaimana hati lain menilainya, akankah dbuang, dibiarkan atau di jadikan sebagai bagian dr menu. [smile] Kata2 q berserakan, maaf bila memenuhi ruang pandang kalian dan mengganggu ketenangan kalian, nda ada sedikitpun maksud untuk menularkan keresahan, hanya mengosongkan kata2 itu dr kepala, agar cukup ruang lagi untuk q kembali bermimpi.. GBU.. 
[pipiholic]

U know I Do, Even Hurt

19:37:00



I found this pic by accident while blogwalking, add some simple edit and here we are.
Ndatau knapa y, rasanya gambar ini bernyawa dan punya cerita,
Detil2 yang dtampilkan dengan jelas menceritakan sesuatu,
Ekspresi, tatapan mata, make up,
Menurut q smua nyaris sempurna dalam mendukung keutuhan cerita yg ingin dtampilkan,
Look at her eyes,
Bekas make up yg terleleh airmata namun telah mengering,
Tatapan mata sayu namun terkilas cinta yg nda lekang,
Look at her lips and hands,
Terlalu lemah untuk membalas ciuman,
Tapi masih mampu meraih kepala lelakinya dengan kelembutan,
Dan lelaki itu pun masih memiliki segenap keinginan untuk bersama dengan nya.

Hanya sebuah gambar, tp entahlah sulit lepaskan pandang dr gambar itu,
Seolah aq yg ada disana, bukan pada unsur ciumannya [ toh mereka tidak sedang sebenar2nya berciuman],
Tapi pada apa yg mereka miliki dan mereka sedang pertahankan.

Melihat gambar tersebut aq iri, ya, krn sang lelaki masih tampak begitu menginginkannya,
Tidak seperti lelaki q,
Melihat gambar itu q merasa pilu, ya, karena ’rasa’ yang seperti itu pun q tengah rasa,
Melihat gambar itu q terpaku, ya, krn mystery & chemistry nya begitu kuat memasuki relung pikir q.

Tapi, kembali lagi bahwa itu hanyalah sebuah gambar, berukuran 278x412 yg q temukan begitu saja di laman2 blog,
Sedikit gothic, dan bagaimanapun tetaplah hanya sebuah gambar dua dimensi,
Sebuah gambar begitu saja yg sempat memasuki hati q, memberikan degub tersendiri dan menyita pikir q.

- Definitely Such A Stupid Writing from Pipiholic -
[12/07]

Reflections

18:42:00

7 alasan mencela diri
[source : anonymous]

* pertama kali ketika merasa lemah padahal seharusnya iza kuat
* kedua kali ketika berjalan terpincang2 dihadapan seseorang yg lumpuh
* ketiga kali ketika berhadapan dengan pilihan yang sulit & mudah malah memilih yang mudah
* keempat kali ketika melakukan kesalahan & menghibur diri sendiri dengan berkata bahwa semua orang juga melakukan kesalahan
* kelima kali ketika menghindar karena takut & mengatakannya sebagai suatu kesabaran
* keenam kali ketika mengejek sebentuk wajah buruk, padahal tau bahwa wajah itu adalah salah satu topeng yg sering dikenakan
* yang terakhir adalah ketika menyanyikan lagu dan menganggapnya sebagai sesuatu yang bermanfaat


Mengapa Wanita Selalu Penuh Drama

03:10:00



Judul di atas bisa jadi pertanyaan nomor satu bagi semua pria di dunia, terutama mereka yang sudah menjalani hubungan romansa. Tanyakan pada kaum wanita, mereka akan menjawab, “Drama? Drama?! Tolong deh.. Kenapa sih elo selalu ngejudge orang? Dari kecil gue udah capek diperlakuin begitu sama orangtua, temen-temen sekolah, kuliah, trus kantoran. Laki-laki ngepet, brengsek, asal ngomong aja apa yang ada di pikirannya. Orang kayak elo tuh yang bikin kaum perempuan ditindas cuma bisa jadi babu doang, ngga boleh nunjukin emansipasinya. Ih jijik gue, sumpah keterlaluan banget. Denger baik-baik nih ya, gue paling anti ama drama!!!” Hmmm… :D

Drama bisa dimunculkan dalam bentuk berpura-pura tenang tapi sikap menunjukkan sebaliknya, membesar-besarkan masalah, mengungkit kesalahan-kesalahan yang sudah lewat, menyambung-nyambungkan situasi atau fakta, dan yang paling rumit adalah mengalah dengan sengaja agar pihak lain merasa bersalah (atau biasa dikenal dengan istilah Blame Game, dibahas secara lengkap dalam entri lain).

Jika mau super lengkap, ada banyak sekali penjelasan mengapa wanita memiliki hobi bermain hal-hal tersebut. Namun karena saya punya batas 90 detik, berikut adalah beberapa yang paling signifikan:

1. Drama membuat mereka merasa penting. Coba ingat baik-baik sejarah setiap dramatisasi konflik yang terjadi dalam romansa Anda. Biasanya bisa ditelusuri pada perilaku Anda yang seolah-olah tidak lagi membuatnya merasa menjadi bagian penting -kalau bukan yang terpenting- dalam hidup Anda. Yang dia ungkit mungkin perilaku seperti telat jemput, jarang kasih kabar, tidak bisa ambil hati orangtuanya, atau mendadak beritahu ada undangan resepsi (klasik, ahahaha!).. namun perilaku itu sendiri tidak sebegitu penting dibandingkan pesan yang dia tangkap di dalam hati, “Dia melakukan X, Y, Z itu pasti karena aku sudah tidak penting lagi.”

2. Drama membuatnya terlalu sibuk mengamati hidup orang lain agar tidak punya waktu mengamati kesalahan dan kelemahan diri sendiri. Dalam pelatihan, saya selalu menegaskan pembelajaran ini berulang-ulang, “A woman’s problem is her insecurity, while a man’s is his immaturity.” Jadi untuk dapat menciptakan ilusi seolah-olah aman (secure) dan tidak bermasalah, ia menuding-nuding perilaku ketidakdewasaan sang pasangan dan membicarakan panjang lebar dengan teman-temannya. Kekuatan misdireksi. Siapa bilang wanita tidak bisa jadi pesulap? :D

3. Drama merupakan mekanisme pertahanan ketika sudah terpojok. Ini mungkin stereotip dangkal, namun semakin lama berada dalam sebuah hubungan romansa, kemampuan problem-solving seorang wanita semakin menurun dibandingkan sebelum era hubungan tersebut. Istilah pendeknya, manja. Jadi ketika ia merasa terpojok kebingungan menghadapi sesuatu, daripada duduk diam merasa bodoh karena tidak bisa memikirkan solusi, ia mengalihkan energinya dalam sebuah pelampiasan drama emosional yang meledak-ledak, dengan harapan orang lain bersedia memperbaiki keadaan untuknya.

4. Terakhir, drama merupakan kesempatan baginya untuk menguji sang pasangan. Saya tidak akan membahas panjang tentang poin ini kecuali mengutip lagi satu baris favorit saya dalam workshop, “If they’re giving you hell, you should be proud cos they’re doing their job well!” Ketika Anda bisa merespon dengan menunjukkan kualitas sebagai pria yang stabil dan kuat, barulah mereka merasa memiliki area nyaman untuk bersandar dan mempercayakan seluruh hidup pada Anda.

Ribuan tahun yang lalu, dikenal seorang wanita yang memulai kebiasaan drama ini. Ketika sadar baru saja melakukan sebuah kesalahan besar, dia buru-buru memanggil sang kekasih, membujuk dan melibatkannya dalam kekacauan tersebut. Drama tersebut berhasil. Wanita itu bernama Hawa.

Do yourself a favor: Jika Anda adalah pria, jangan bahas tentang tulisan hari ini kepada pasangan Anda. Hayati saja dalam hati dan telan pil pahit ini diam-diam; rasanya tidak enak, tapi setidaknya Anda kini mengerti mengapa dia melakukan apa yang selama ini dia lakukan.

Sementara jika Anda adalah wanita, ceritakan pada pasangan Anda bagaimana Anda belajar sesuatu dari tulisan ini. Jangan lupa siapkan air hangat dan tisu karena dia akan tersedak-sedak dan meneteskan air mata dengan penuh haru. :D

Salam revolusi cinta,

Lex dePraxis
http://lexdepraxis.wordpress.com/2009/08/23/mengapa-wanita-selalu-penuh-drama/

Gusti Allah SWT Nda Tidur, Every Single Things Must Be Significant, Rite ?!

02:49:00

Tuhan hadirkan banyak hikmah dalam setiap hari yang kita lewati.

Pertemuan yang menyenangkan dengan banyak teman, orang-orang baik yang membangkitkan semangat, yang banyak sekali hal bisa kita tiru dari mereka-mereka. Atau kejadian kejadian yang menghibur dan mewarna halaman-halaman sejarah kita. Atau penghargaan yang membubungkan kita ke angkasa yang bertingkat-tingkat itu.
Menarik benar, menyadari betapa Tuhan dengan sangat bijaksananya mempergulirkan malam setelah siang benderang kita, mempersempit ruang setelah lapang kita, menelusupkan lelah setelah kuat menggelegarnya kita, mensenyapkan sunyi setelah hiruk pikuk kita.
Hari-hari selalu dibimbingnya dengan maha indah untuk mengajarkan kita arti tunduk dalam, arti syukur yang lapang, yang ikhlas, yang menerima benar atas segala naik turunnya cerita-cerita kita.
Kita ini sudah terlampau sering menangis dan ciut, bersembunyi dibalik rerimbun belukar, kita kutuk-kutuk gelap hari padahal Tuhan bimbing kita untuk jelma kesatria.
Banyak nian kita meratap-ratap nasib, kita iba-iba diri yang terseok-seok, padahal Tuhan tempa kita untuk sekeras karang sekeras baja.
Kita tanam susah duka dalam-dalam, padahal Tuhan bimbing kita untuk syukur.
Kemana lagi kita lari bersembunyi jika malam itu niscaya jika pagi itu niscaya?


Tuhan….
Syukurkan hati kami untuk setiap yang benderang.
Kuatkan hati kami untuk setiap yang gulita.
Ajarkan kami untuk percaya benar bahwa Engkau memandang kami dengan senyum, bangkitkan Jiwa kami yang ciut merangkak-rangkak ini.
Keluarkan kami dari sembunyi panjang ini.
Yakinkan kami akan setiap janji pagi yang mengintai dibalik pekat malam.
Cukupkan kami untuk memohon-mohon padaMu, ajarkan kami untuk berdiri tegak disetiap terjang topan badai.
Lalu lembutkan hati kami untuk selalu sujud menapak tanah serendah-rendah.
Telusupkan ketenangan ke dalam-dalam sumsum belulang kami ini, untuk berdiri dan mengamini doa kami tadi.

Back To My Consciousness

01:47:00

Its all cleared, totally realize that its all only such a fictive euphoria,
Bagi yg sempet ngebaca ayat2 q sebelumnya ttg dia mungkin sudah mengetahui bahwa ini smua bakal terjadi,
yea such a fool me, too serious too soon just like those stupid song, huhhhhft..


Baru sekarang aq mulai mampu melihat smuanya dengan jelas dr sudut pandang lain, dr sisi luar bukan sebagai pecinta buta,
realize that he’s really not worth for it, that he’s not the man that i want for my whole life be.
Dulu,  q sampai pernah bikin check list, all about him, about how he’s worth or not, and its end up with the conclusions that he’s really not worth it, I just cant believe that I’d consciously put myself into some stupid trap..
Dia adalah seorang pemain watak, pemain peran, bahkan dia mengakuinya dulu, dia akan melepas apapun yg menurut dia sudah diluar kontrol nya,  yang menurutnya sudah nda berguna atau nda bermanfaat lagi, yang sudah nda seperti skenarionya lagi.
I should’ve know it from the start, yea I know but much prefer to ignore those premonitions..
Should I share all those check list ???
I don’t think so, let’s only me that knowing it, its not about im afraid he’ll notice, but just don’t think its worth to reveal it all here.
I need for about 3 weeks to cure,
untuk sebuah hubungan yg hanya berlangsung 2 bulan, hitungan 3 minggu untuk get cure itu adalah terlalu lama, byuh q akui dia hebat, sukses besar dia bikin hati q bolak balik nda karuan hanya dalam waktu singkat..
Aq tergoda buat nyeritain kisah2 q yg lalu sebelum dia, tp nanti akan tampak seolah2 aq sedang memperbandingkan. 

Baru hari ini q berani menulis tentang berakhirnya kisah ini, after 3 weeks,
Setelah hati dan pikiran q benar2 telah jernih dan nda lagi tercampuri dan teracuni segala euphoria dan cinta buta,
Setelah q berhasil mengembalikan kepercayaan diri dr semua judgement yg dia tanamkan selama ini, yang membuat q merasa seperti seorang hina dan sangat bodoh, yang membuat q menjadi seorang yg lemah dan berprasangka.
Yang terus harus q pahami adalah bahwa aq kembali menjadi monster ketika bersama dia, monster yg dulu telah susah payah aq usir untuk kembali pada hidup yg normal, bahwa aq menjadi semakin lemah dengan semua judgement2 yang dia gunakan untuk mengendalikan skenario yang udah dia bikin.
Jempol sebanyak2 nya buat dia, dia sangat cerdik berkata2 dan memasang alibi untuk sgala hal yang iza mengamankan keberadaannya, nda hanya terhadap q, tp juga terhadap smua org2 disekitarnya..
I even should say sorry to his eks wife, maybe she had the same feeling like me [before] that sometime he will change, and still pray that GOD will open his heart for some sincereness, away from all game and trick for achieving his dignity.
Yea, I was pray for him all the time, I was adore him and doing everything for him, i was blinded..
Bodohnya, adalah bahwa q sebenarnya telah menyadari smua itu, bahwa q telah membaca situasi ini sejak awal, melalui berbagai premonitions, some source questioning serta beberapa analisa hati dan pikiran, tapi q tetap bertahan,
why ???
Was it because I Love Him ???
 Was it really love or just some euphoria ??? i cant tell u, maybe I was wrong thinking that I love him, or maybe I was in love with him.
Everytime he told me that im wrong, that I was the bad guy for making his life such those, that im the one that ruin everything, yea I admit that I was too excited having a real man after a long time, after all crash on me before.
But, I just realize by now that it’s all only the way he cover up his own alibi.
I should’ve know it, but still hurt for me, still slicing my heart for every words he told me, still so bad everytime he act like a fool blaming me all the time, and I’m in it. I cant get out of it, for reasons that I don’t understand either.

Every single things must be significant, rite ??
Even on this story of mine, yea [again] I’d learn about love [and life], thx GOD I’d been given un-ordinary life so I can be much more stronger than any else does, so I can step up carefully.
Its about ENJOYING MISTAKES, sure I know that Life is about Learning, so I will keep my spirit ON, and face it all through.

Rasa sakit bukanlah alasan untuk berhenti atau menyalahkan keadaan..
[pipiholic]

Learn To Let Go - It's OVER

01:28:00

Titisan Kunti (Kuntimencaricinta Gentayangan) :: yg dr awal ber-akad pinjam dah seharusnya tercatat sebagai hutang, meski banyak sekali janji yg telah dia ingkari untuk kemudian berputar2 hanya dalam permainan kata, menunjukkan jelas siapa yg lebih rendah [mengenai kelayakan], meski hutang janji yg berupa kata telah q ikhlaskan, tp yg ber-akad pinjam itu akan tetap q tunggu ::on Friday clear


Hehehhee, ntu status eF Be q hari jumat kmaren [9/07] setelah chat terakhir q dengan dia, setelah dia bikin q [lagi lagi] ngbuang airmata banyak2 namun sia sia, setelah [lagi lagi] dia memutar2balikkan kata2 dan kembali menanamkan pengertian betapa bodohnya aq. Meski hanya 2 bulan, but sukses besar dia membolak balikkan seisi hati dan pikirn q, hebat..
Waktu itu aq masih menangis dan memohon, untuk apa ? entah. Bahkan sampai sekarang pun aq masih mencoba menelaah kembali atas alasan kenapa aq masih mempertahankannya ketika itu. Yang seharusnya aq mengetahui sejak awal, yang bahkan q telah membuat check list atas dia. Hanya karena hutang2 itu kah ??? hutang berupa kata, hutang berupa janji, maupun hutang yg ber-akad pinjam itu..
Ya, quotes itu dah menjelaskan se jelas2 nya atas apa yg ada di pikirn q mengenai alasn knapa selama ini aq bertahan.
Katakanlah, waktu itu q masih berharap hati nya dapat kembali hangat dan kembali di jalan-Nya, q masih berharap dia nda lagi menjadi seorang pemain watak atau pemain peran melainkan menampakkan wajah2 kejujurn dan krtulusn. Hingga tanpa sadar malah aq yg semakin terperosok masuk dalam perangkap yg telah dia susun indah, hehehehe indah bagi dia lah tentu..
Dulu dia bercerita meratap-ratap ketika hati nya sedang hancur, menampakkan segala kelemahan diri lengkap dengan kata2 indah semu tentang arti kehadiran q, tapi tetap aja euforia itu hanya indah dalam kesemuan, ketika bergulir dalam nyata semua mulai beralih dan berganti perih, dia lupa atau emang sengaja melupakan smua janji untuk kemudian melepaskan diri sejauh mungkin ketika tiba waktu q yg terpuruk. Ketika dia telah merasakan sedikit berjaya dan mulai settle atas kehidupan nya. Bukan q menghitung kebaikan yg telah aq beri, hanya kecewa q yang dalam ketika q sangat membutuhkannya, alih alih hadir dia malah menjauhkan diri dan semakin menghinakan aq, disanalah q mulai menyadari sepenuhnya apa yang mungkin menjadi alasan kegagalan2 dia sebelumnya, yang menjauhkan dia dari anaknya.
Sungguh dia telah mencoreng nama dia sendiri dengan terus memojokkan q ketika itu, jika menurut dia aq lah si hina, dia pun jauh nda lebih bagus dr itu, dia berkata2 dengan sangat cantik meski banyak kecerobohan dalam permainannya. Ya, bukan aq yang hina seperti yang selalu dia tanamkan dalam pikir q, tp dia sendiri lah yang sebenarnya telah gagal.
Umm, jika di pikir2 sih sebenernya dia sangat cocok dengan mantan nya sebelum q, yang iza dengan sempurna mengimbangi semua permainan2 dia [krn mereka sm sm pemain peran & materialistis], hehehhee..
Now lets start a new story, lets close the book that’s written his name, he’s really not worth for love as he never appreciate love it self..

Learn to Let Go, Enjoying Mistakes, Freena Pipiholic
Surabaya 11 Juli 2010.
-with all love-

Followers

picture of a dreamer

picture of a dreamer
Freena Pipiholic

Lets Follow by

Follow pipiholic on Twitter