Protected by Copyscape plagiarism checker - duplicate content and unique article detection software.
Belajar memberikan yang terbaik untuk cinta,
meski perih sakit dan menghabiskan sisa asa,
Belajar untuk membuka hati seluas langit
seindah malam dan setulus bintang,
sangat bodoh menjadi orang yang sombong
yang hanya berada dalam pembenaran tanpa logika,
maka aq disini untuk cinta,
mencoba untuk tidak sombong dan tetap miliki cinta

Luka Kepercayaan

23:45:00

luka kepercayaan adalah memang luka yang sangat kritis dan nyaris tak tersembuhkan, namun bukan berarti benar2 tidak bisa disembuhkan, perlakuan orang2 disekitar qt sangatlah menentukan menjadi seperti apakah qt nanti, dan semua itu merupakan proses bagi setiap individu. rasa sakit yang terendap berpuluh tahun, perih yang tertanggung hari demi hari bulan demi bulan bahkan tahun demi tahun, hingga melekat erat di palung hati, hingga mematikan rasa. ternyata bukan hanya aq yang merasakan itu, dia dan mereka pun sama, tentunya dengan kisah yang berbeda. mendengarkan ia dengan intonasi sedingin balok balok es, pilihan kata yang menyiratkan sembilu, membuat hati q merasa perih, sakit, hingga memompa airmata q deras. 

"apa km sakit hati pada q atas kata2 q tadi ???" tanya ia diantara sibuk q menghapus anak air mata di pelupuk, 

"ya, rasanya perih mendengarnya, sakit, tapi hati q sakit pada mereka mereka semua yang telah membuat km menjadi seperti ini. sakit hati karena mereka yang membuat km nda iza mempercayai q sepenuhnya, sepertinya tidak adil karena q melakukan segalanya untuk makna kepercayaan itu tapi hasilnya masih terintervensi kisah lalu tersebut, dan q ndaiza melakukan apapun lagi atas dasar segala kterbatasan yang ada" panjang q urai bersama isak yang ada.

dalam hati q menyela, "tapi, bukankah hidup memang tidak pernah adil jika qt memandangnya dari sudut manusia ??? dan lagi, ke-ADIL-an dimata qt belum tentu merupakn makna ADIL bagi -NYA

hahahaha aq menjadi sangat sok tau seperti ini, tertawa sendiri ketika q mencoba mengulang ungkap hati tersebut, bagaimana tidak, jelas sekali ungkapan tersebut adalah sebuah rasionalisasi dari hati yang pernah sakit.
I'm in it !!!
ingin sekali q merengkuhnya dan memberikan kehangatan hati q untuk melelehkan segala beku di hati nya, namun nda iza, terlampau curam ruang dan waktu membatas. hanya hati q yang disana besertanya, namun hati itu pun belum sepenuhnya dipercaya olehnya. masih sakit mengucapkan kalimat tersebut, tapi q mengerti, sangat mengerti sekali apa yang dia rasakan, ingin q mengutuk semua yang telah membuat dia menjadi seperti ini, tapi untuk apa??? toh tidak akan membuat dia menghapus semua masa yang telah terlalui, yang bahkan mungkin jika masa tersebut nda ada, maka kisah antara q dengan dia sekarang pun nda akan pernah ada, dan q nda akan pernah merasakan indah nya ketulusan & kesungguhannya.
mau nda mau aq masih terus memikirkannya hingga dalam jeda diam q mengendarai grandong 40 menit tadi, bahkan hingga q telah sampai dirumah sebelum kemudian tertidur pulas, mengantuk dengan sangat, bukan karena q belum tidur di 28 jam terakhir [meski q memang belum juga tidur di 28 jam terakhir itu], tapi karena menangis q tadi, kantuk karena tangis bagi q adalah kantuk yang nda mampu tertahankan sama skali [sampai pernah q mndapat 4 jahitan di bibir krn nya dan masih q trauma hingga kini]. aq memikirkan dan mengingat setiap kata per kata nya satu persatu, semampu q mengingat, hehehehee.. karena aq bukan yang pandai mengingat, jadi seringkali ingatan itu terpenggal penggal, tentunya dikarenakan kondisi sedang menggenggam gas & rem di tangan dan menginjak perseneleng. apalagi dtunjang perjuangan melawan kantuk yang mencoba mengambil alih kesadaran.

dengan yang baru saja q dengar semua jadi semakin jelas, atas segala sikap dan apapun yang dia lakukan selama ini yang mungkin sampai kemaren masih menyisakan tanya 'mengapa' di benak q. namun dengan hal ini aq jadi semakin ingin bersamanya dan berjanji dalam hati untuk terus bertahan dan berjuang mengembalikan senyum dan percayanya. masih dia begitu tinggi letaknya di hati dan pikir q, masih dia begitu indah di relung hati dan jiwa q, masih dia yang menjadi tujuan dan hanya dia yang tergambar setiap q menggambarkan 'masa depan'. semua sakit q, baik hati pun raga, seakan nda berarti lagi jika q mengingat dia, karena ketika q bersamanya tiada hal lain yang terpenting buat q selain membuat dia bahagia. melihat senyum nya mendengar tawanya merengkuh hangatnya menghirup cintanya menggenggam hatinya, erat, nda akan pernah q lepas.
aq nda akan sombong bilang jika ini mudah, bahkan mungkin akan lebih sulit lagi seiring semakin dalam nya rasa yang ada, q juga nda akan mengumbar kata bahwa q adalah berbeda dengan semua masa lalu dia, biar, biar saja dia memahami dan membaca sendiri dari segala yang q lakukan untuk dia. karna q yakin atas apa yang kini ada serta karna q sanggup bertahan bersamanya dan memperjuangkan apa yang menjadi milik 'qt' ini, apapun terjadi.

hmmm, mendadak nongol satu pertanyaan di benak q,
"sebenarnya dari mana asal dan mula nya KEYAKINAN itu ??? dari mana datangnya, dan bilamana seseorang dapat menyatakan nya"
wew, q bingung sendiri saudara saudara..
pernah q dengar keyakinan itu dari hati, sedang pernah q dengar pula bahwa hati manusia itu milik-Nya, hanya Dia lah yang iza membolakbalikkan hati manusia. jadi keyakinan selain dari diri qt sendiri, bisa juga dari-Nya. apa benar analogi tersebut ??? ah, q akui aq sangat awam untuk yang satu ini, maaf, lebih baik tidak q lanjutkan krn q sendiri belum memahaminya betul.

wooo, otak q masih berputar dan bertanya lagi,
"sebenarnya, apakah semua pertanyaan itu HARUS ada jawabnya, atau memang ada beberapa yang tetap menyisa tanya, tanpa terjelaskan ???"
seperti q menjelaskan tentang rasa q tadi padanya, ya, aq iza mendeskripsikan apa yang q rasa, tentang dia yang memiliki kepercayaan & cinta q yang terakhir, tapi q nda punya jawaban dari tanya 'mengapa tidak untuk cinta & lelaki lain ???' q mencoba membolak balikkkan halaman hati dan pikir q untuk mencari jawabnya, hingga kini q masih belum iza menjawabnya. bahkan ada semacam rasionalisasi, the silly one, but its seems so possible [rasionalisasi konyol & nda masuk akal, tapi entah, justru serasa ini adalah jawaban yang paling logis] "bahwa qt adalah pasangan di kehidupan sebelumnya" [no comment, q masih nda iza menjelaskannya lebih lanjut].

i think i have to stop it rite now, before my head shoot me with another questions..
[trenslet : q rasa sebaiknya q berhenti menulis dulu sekarang, sebelum kepala q diberondong pertanyaan2 lain lagi]

-peace & love-
[by mama givaldi]

0 comments:

Post a Comment

silahkan meninggalkan jejak anda...

Followers

picture of a dreamer

picture of a dreamer
Freena Pipiholic

Lets Follow by

Follow pipiholic on Twitter