Belajar memberikan yang terbaik untuk cinta, meski perih sakit dan menghabiskan sisa asa, Belajar untuk membuka hati seluas langit seindah malam dan setulus bintang, sangat bodoh menjadi orang yang sombong yang hanya berada dalam pembenaran tanpa logika, maka aq disini untuk cinta, mencoba untuk tidak sombong dan tetap miliki cinta
Jika seorang wanita menangis dihadapanmu, Itu berarti dia tak dapat menahannya lagi.
Jika kamu memegang tangannya saat dia menangis, Dia akan tinggal bersamamu sepanjang hidupmu.
Jika kamu membiarkannya pergi, Dia tidak akan pernah kembali lagi menjadi dirinya yang dulu.
Selamanya….
Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,
Kecuali didepan orang yang amat dia sayangi. Dia menjadi lemah.
Seorang wanita tidak akan menangis dengan mudah,
Hanya jika dia sangat menyayangimu, Dia akan menurunkan rasa egoisnya.
Lelaki,
jika seorang wanita pernah menangis karenamu,
Tolong pegang tangannya dengan pengertian.
Dia adalah orang yang akan tetap bersamamu sepanjang hidupmu..
Lelaki,
jika seorang wanita menangis karenamu.
Tolong jangan menyia-nyiakannya.
Mungkin karena keputusanmu, kau merusak kehidupannya…
Saat dia menangis didepanmu, Saat dia menangis karnamu,
Lihatlah matanya….
Dapatkah kau lihat dan rasakan sakit yang dirasakannya?
Pikirkan….
Wanita mana lagikah yang akan menangis dengan murni, penuh rasa sayang, didepanmu dan karenamu……
Dia menangis bukan karena dia lemah
Dia menangis bukan karena dia menginginkan simpati atau rasa kasihan..
Dia menangis,
Karena menangis dengan diam-diam tidaklah memungkinkan lagi…
Lelaki,
Pikirkanlah tentang hal itu.
Jika seorang wanita menangisi hatinya untukmu,
Dan semuanya karena dirimu.
Inilah waktunya untuk melihat apa yang telah kau lakukan untuknya.
Hanya kau yang tahu jawabannya….
Pertimbangkanlah, Karena suatu hari nanti Mungkin akan terlambat untuk menyesal, Mungkin akan terlambat untuk bilang ‘MAAF’!!..
Kembali aq membicarakan cinta dan kehidupan, padahal aq tau aq bukanlah ahli cinta, juga bukan yang berhasil dalam hidup, bahkan cinta yg ada dalam hidup aq kebanyakan bukan cinta sempurna. Tapi menulis tentang cinta dan kehidupan sungguh indah, kadangkala hanya dengan menulisnya seolah aq telah membagi cinta tersebut untuk sahabat dan kerabatq dimanapun. Dan aq nda akan berhenti menulis tentang cinta, meski mungkin tinta q telah habis...
Cinta,
ibarat lilin kecil dengan nyala apinya yang redup,
memberikan cahaya kala gelap mulai menandai malam,
ia menjalankan tugasnya untuk menerangi di saat sumbu mulai terbakar,
namun akhirnya ia pasti akan meleleh dan mati di ujung pengabdianya,
di saat sumbu tersebut nda lagi bersisa, tinggallah cinta bersama gelapnya hati.
Cinta,
ibarat kupu-kupu berterbangan yang memberi warna pada setiap pandangan,
ia takkan berhenti meski dipanggil untuk kembali mengisi dan mewarnai hati yang sepi.
Cinta,
ibarat cermin yang memantulkan keindahan dibalik bayangannya,
ia menerima sinar dr luar, merasakan hangatnya dan memancarkan semua cinta,
membagi senyum pada dunia walau semua itu semu,
dan tertinggal hampa saat sinaran nda lagi memberikan terang.
Tiada cinta yang abadi ibarat lilin, cermin dan kupu-kupu,
semuanya penuh pesona, indah dan tampak abadi saat pertamanya saja,
namun kehilangan makna di akhir cerita jika tak pandai menjaga.
Beberapa kata berikut adalah kutipan :
'Cinta butuh pengorbanan, pengertian dan kasih sayang terdalam dalam pencapaian kebahagiaan, Cinta sejati ada pada diri kita sendiri, coba untuk merenungi, memahami dan menikmatinya dan pastikan berjuta rasa kasih dan sayang memenuhi hati dan menciptakan senyum. Cobalah menghiasi hati dengan ketulusan hati serta kejujuran diri maka cinta itu akan abadi dan bahagia selamanya, ketulusan memberikan keikhlasan, dan dalam keikhlasan hanya ada memberi dan tidak meminta apalagi menuntut'. Sangat susah tentunya, tp ini nyaris mutlak, karena cinta sangat memerlukan kejujuran dan keterbukaan satu sama lain dalam mencapai keselarasan,
'Kehidupan adalah suatu nikmat bagi seseorang yang menyadari dan menghargainya, orang yang menyadari arti sebuah kehidupan yaitu orang yang tidak pernah putus asa dalam hidupnya, tidak ada kata bunuh diri dalam hidupnya'. Ahh, q akui kata2 tersebut sounds bullshit, coz I've been there guyz, its really not easy to get out from such pain. But believe me, percayalah bahwa Allah nda tidur, bahwa apapun yg qt lakukan dengan niat baik nda akan berakhir buruk, dan bahwa nda akan ada seburuk2 nya keadaan hingga qt meninggalkan kepercayaan qt terhadap Nya. Hidup ini selayaknya setapak yang di taburi bunga-bunga lengkap dengan beberapa duri diantaranya dan adakalanya bunga-bunga itu tersirami oleh air mata dan darah, sebagaimana kehidupan yg memiliki berbagai sifat, adakalanya susah juga senang, oleh karena itu aq belajar untuk hidup seperti pohon yang rindang tempat insan berteduh dan memetik hasil, dan tidak seperti pohon yang kering yang hanya layak di jadikan kayu bakar.
Setiap hari adalah hari yang baru maka hadapilah hari yang baru itu dengan semangat baru. Sebab hidup ini mempunyai masa yang berbeda dimana semua orang pasti ingin hidupnya bahagia di masa depan. Ada satu cara untuk membuat setiap hari baru tersebut menjadi bermakna, yaitu 'jangan mengingat masa lalu' karena kembali pada masa lalu itu seperti melihat dari kaca yang berdebu, dimana segalanya nampak senyap dan tak berarti. Boleh melihat masa lalu tetapi melihat masa lalu itu hanya untuk memperbaiki diri pada masa yang akan datang. Setelahnya, tutup rapi cerita dan hiduplah dengan cinta yang baru dengan semangat dan gairah baru.
Seorang bijak pernah berkata, bahwa ada dua hari dalam hidup ini yang sama sekali tak perlu kamu khawatirkan.
Yang pertama : hari kemarin.
Kamu tak bisa mengubah apa pun yang telah terjadi.
Kamu tak bisa menarik perkataan yang telah terucapkan.
Kamu tak mungkin lagi menghapus kesalahan, dan mengulangi kegembiraan yang kamu rasakan kemarin.
Biarkan hari kemarin lewat, lepaskan saja.
Yang kedua : hari esok.
Hingga mentari esok hari terbit, kamu tak tahu apa yang akan terjadi.
Kamu tak bisa melakukan apa-apa esok hari.
Kamu tak mungkin sedih atau ceria di esok hari.
Esok hari belum tiba, biarkan saja.
Yang tersisa kini hanyalah saat ini.
Pintu masa lalu telah tertutup, pintu masa depan pun belum tiba.
Pusatkan saja diri kamu untuk hari ini.
Kamu dapat mengerjakan lebih banyak hal hari ini bila kamu mampu memaafkan hari kemarin dan melepaskan ketakutan akan esok hari.
Hiduplah hari ini.
Karena, masa lalu dan masa depan hanyalah permainan pikiran yang rumit.
Hiduplah apa adanya, karena yang ada hanyalah hari ini, hari ini yang abadi.
Berikut q sertakan pula sebuah kisah :
Pada suatu hari ada seorang gadis buta yg sangat membenci dirinya sendiri, karena kebutaannya tersebut. Tidak hanya terhadap dirinya sendiri, tetapi dia juga membenci semua orang, kecuali kekasihnya. Kekasihnya selalu ada disampingnya untuk menemani dan menghiburnya. Dia berkata akan menikahi gadisnya itu kalau gadisnya itu sudah bisa melihat dunia.
Suatu hari, ada seseorang yang mendonorkan sepasang mata kepada gadisnya itu, dan akhirnya gadis itu bisa melihat semua hal, termasuk kekasih yang selama ini menemaninya.
Sang kekasih bertanya pada gadinya, "Sayangggg, sekarang kamu sudah bisa melihat dunia. Apakah engkau mau menikah denganku?" Gadis itu terguncang saat melihat bahwa kekasihnya itu ternyata buta. Dan dia menolak untuk menikahi kekasihnya yg selama ini sudah sangat setia sekali mendampingi hidupnya selama si gadis tersebut buta.
Dan akhirnya lelaki itu pergi dengan meneteskan air mata, dan kemudian menuliskan sepucuk surat singkat kepada gadisnya tersebut, "Sayangku, tolong engkau jaga baik-baik ke-2 mata yg telah aku berikan kepadamu." ***
Kisah di atas memperlihatkan bagaimana pikiran manusia berubah saat status dalam hidupnya berubah. Hanya sedikit orang yang ingat bagaimana keadaan hidup sebelumnya dan lebih sedikit lagi yang ingat terhadap siapa harus berterima kasih karena telah menyertai dan menopang bahkan di saat yang paling menyakitkan. Sungguh terkadang cobaan dalam bentuk penderitaan lebih membuat qt ingat akan Allah SWT dari pada saat qt dicoba dalam bentuk kenikmatan atau kebahagiaan, seringkali membuiat qt lalai dan lupa atas siapa yg Maha Memberi segalanya itu.
Hari ini sebelum engkau berpikir untuk mengucapkan kata- kata kasar Ingatlah akan seseorang yang tidak bisa berbicara.
Sebelum engkau mengeluh mengenai cita rasa makananmu, Ingatlah akan seseorang yang tidak punya apapun untuk dimakan.
Sebelum engkau mengeluh tentang suamimu, ingatlah akan seseorang yang menangis kepada Tuhan untuk meminta penyembuhan agar suaminya TIDAK LUMPUH seumur hidup.
Hari ini sebelum engkau mengeluh tentang hidupmu, Ingatlah akan seseorang yang begitu cepat pergi ke alam kubur dengan masih menyertakan kemiskinannya.
Sebelum engkau mengeluh tentang anak-anakmu Ingatlah akan seseorang yang begitu mengharapkan kehadiran seorang anak, tetapi tidak mendapatnya.
Dan ketika engkau lelah dan mengeluh tentang pekerjaanmu Ingatlah akan para penganguran, orang cacat dan mereka yang menginginkan pekerjaanmu.
Dan ketika beban hidup tampaknya akan menjatuhkanmu, pasanglah senyuman di wajahmu dan berterima kasihlah pada Tuhan karena engkau masih hidup dan ada di dunia ini.
Hidup adalah anugerah, syukurilah, jalanilah, nikmatilah dan isilah hidup ini dengan sesuatu yg bermanfaat untuk umat manusia. [d'massive MODE ON]
NIKMATILAH dan BERI YANG TERBAIK DI SETIAP DETIK DALAM HIDUPMU, KARENA ITU TIDAK AKAN TERULANG LAGI untuk waktumu selanjutnya !!!
About mom, ‘mom’ and being a ‘mom’ [‘mom’ = stepmother]
q menulis ini krn tayangan reality show yg menyatakan bahwa ibu tiri itu kejam atau jahat.
q rasa bagi yang masih memiliki pemikiran seperti itu sungguh ketinggalan jaman banget, atau bahkan mungkin org tersebut memiliki pola pikir jaman PKI yg serba hitam dan putih.
Kisah nyata mengenai seorang ibu tiri atau ibu angkat yg rasa kasih dan sayangnya melebihi ibu kandung ada pada diri q sendiri, tepat dalam kehidupan q dimana meski kisahnya sama, tp penggambaran khidupannya sangat berbeda dr yg banyak dtayangkan di berbagai saluran televisi. Nda ada cerita bahwa seorang ibu tiri atau ibu angkat adalah kejam, krn aq dibesarkan dengan sangat baik dan penuh kasih sayang lebih dari 25 thn oleh sepasang suami istri yang sangat sayang pada aq [bahkan mungkin melebihi org tua kandung yang pernah ada]. ibuq adalah ibu tiri terbaik dari semua ibu, bahkan yg terhitung sebagai ibu kandung... bahkan ketika ibu kandung q menyuarakan pernyataan yg membuat beliau menangis, hati q ikut sakit, dan ketika q sedang bersedih atau sedang memiliki masalah berat [posisi q pun sedang diluar kota] beliau selalu dapat merasakannya... Beliau adalah seorang ibu yg tabah, tegar dan tahan banting, q akui aq bukan anak manis yang selalu nurut apa kata mereka, aq adalah anak perempuan tomboi yang nda pernah mau diperintah, yang suka menjawab kalau di nasehati dan yang nda pernah mau ngalah.
Mungkin sedikit berbeda dalam kasus 'ibu tiri' yg menikah dengan ayah kandung [dalam kasus q td adalah satu paket org tua angkat]. Ada dalam beberapa episode kehidupan q dimana aq menjalin hubungan dan atau kontak dengan lelaki single parent [ataupun belum] dengan putra putri mungil mereka yg sangat polos dan loveable… Jadi nda ada alasan q untuk mendukung pernyataan bahwa ibu tiri selalu nda baik hanya karena dia nda ikut mengandung dan melahirkan sosok bayi mungil yg diasuhnya, apalagi jk qt telah memiliki suatu komitmen untuk menjalin hubungan dengan laki2 single parent, itu artinya adalah ikhlas menerima ‘paket’ tersebut, menyayangi secara ‘paket’ pula… Hanya perlu diingat bahwa jiwa2 suci tersebut sm skali nda berhak untuk qt ‘adili’ sebagai ‘anak org lain’, sbaliknya justru ‘milikilah dengan sebaik baiknya’. Lahir dr rahim qt atau bukan, mereka tetap adalah ‘malaikat kecil’ qt.
Tp pada akhirnya setelah q mulai mengerti, bahwa kasih sayang emang nda iza diukur begitu aja dengan hal hal yg tampak dengan jelas. Membicarakan mengenai cinta kasih dan rasa sayang nda akan pernah selesai, yang aq tahu pasti adalah bahwa segala sesuatu akan menjadi indah dengan cinta. Dan tiada ketulusan melebihi kasih sayang seorang ibu.
[berikut kisah mengenai seorang ibu] : its late to tell her that I love her
Ibu q hanya memiliki satu mata dan aq benci padanya, dia membuat aq malu…
Setiap hari dia memasak di sekolah untuk siswa & guru demi menghidupi keluarga kami…
Pada suatu hari selama aq duduk di sekolah dasar, ibuq datang kepada q dan menyapa q…
Aq sangat malu…
Bagaimana dia bisa melakukan ini pada q?
Aq mengabaikannya, melemparkan pandangan yang penuh kebencian dan berlari keluar.
Keesokan harinya di sekolah salah satu teman sekelas saya berkata,
"hey, ibumu hanya memiliki satu mata! "
Aq ingin mengubur diri q sendiri.
Aq juga ingin ibu q menghilang begitu saja…
Aq menemui ibu q hari itu juga dan berkata, "Jika kehadiran ibu hanya akan membuat aq jadi tertawaan orang-orang, kenapa tidak mati saja?
Ibu q tidak menjawab…
Aq bahkan tidak berhenti untuk berpikir sejenak mengenai apa yang baru saja q katakana, waktu itu aq penuh kemarahan, merasa sangat malu…
Aq tidak menyadari perasaan-perasaannya…
Aq ingin keluar dari rumah itu, pergi dan tidak ada berhubungan lg dengan dia…
Kemudian aq belajar sangat keras, sampai mendapatkan kesempatan untuk pergi ke luar negeri untuk melanjutkan pendidikan disana.
Sampai kemudian aq menikah, aq membeli rumah sendiri, aq mempunyai anak2 sendiri dan aq bahagia dengan hidup q, aq hidup dengan nyaman bersama istri dan anak2 q.
Hingga pada suatu hari, Ibu dating untuk mengunjungi aq.
Ibu memang tidak pernah lagi melihat aq selama bertahun2 dan ia bahkan belum pernah bertemu dengan cucu2 nya.
Ketika ia berdiri di dekat pintu dan berseru salam untuk kami, anak-anak q tertawa padanya dan aq sangat marah krn dia berani untuk datang tanpa diundang.
Aq berteriak padanya, "Beraninya kau datang ke rumahku dan menakut-nakuti anak-anak q!!! KELUAR DARI SINI! SEKARANG!!! "
Dan untuk kali ini, ibuq dengan tenang menjawab, "Oh, maafkan aq, aq sangat menyesal. Mungkin aq salah alamat… "
Kemudian ia menghilang dari pandangan…
Suatu hari, sebuah surat undangan mengenai reuni sekolah terkirim ke alamat q…
Karena nda ingin keluarga q tahu akan hal tersebut, jadi aq berbohong pada istriq bahwa aq akan melakukan perjalanan bisnis.
Setelah acara reuni selesai aku pergi ke gubuk tua, rumah q yg dulu, hanya karena ingin tahu.
Menurut informaqsi dari tetangga dia telah meninggal, parahnya aq sama sekali tidak menitikkan setetes pun air mata…
Mereka menyerahkan sepucuk surat yg diwasiatkan untuk aq…
"Anak q Sayang,
ibu memikirkan mu sepanjang waktu. Sungguh ibu menyesal, ketika waktu itu tiba2 datang ke rumah mu dan menakuti anak-anak mu. Waktu itu aq sangat bahagia ketika mendengar kabar kau akan datang untuk reuni. Tapi aq mungkin tidak mampu keluar dari tempat tidur untuk menemuimu. Ibu sungguh menyesal telah membuat mu malu terus-menerus sampai ketika kau telah tumbuh dewasa.
Kau tahu anak q… ketika kau masih sangat kecil, kau mengalami suatu kecelakaan dan peristiwa itu membuat kau kehilangan satu mata.
Sebagai seorang ibu, sungguh aq tidak tahan melihatmu seperti itu, tumbuh dengan satu mata.
Sehingga q memberimu satu mata q. Kemudian aq sangat bangga karena anak q telah mampu melihat seluruh dunia, Dan berhasil seperti sekarang ini.
Dengan semua cinta ibu padamu,
Ibumu… “
Notes :
Ingatlah untuk selalu mengatakan kepada seseorang bahwa Anda mencintai mereka karena Anda tidak pernah tahu kapan dan hari apa yang akan menjadi hari terakhir org tersebut atau bahkan hari terakhir bagi Anda sendiri. Dan cinta tersebut akan menjadi penguat.
Juga usahakanlah untuk selalu menyelesaikan masalah Anda atau ketika anda berselisih paham dengan orang-orang terkasih segera mungkin, karena jika salah satu dari kalian harus pergi dr kehidupan ini, maka bagi yang masih hidup akan menghabiskan sisa hidup mereka untuk merenungkan perasaan mereka yang belum terpecahkan, merasa memiliki ‘yang tak terselesaikan’ dalam hidup mereka, tapi mereka tidak akan pernah menemukan penyelesaian.
Untuk semua ibu q, ibu angkat dan ibu kandung q, ibu nurchaulah [ibu dr mantan q yg sampai sekarang masih menganggapq seperti anak sendiri], semoga diberikan rahmat berupa segala kebaikan, dan menjadikan ridho Allah atas doa2 kalian, amin...
Ps : I love U
I missed the last flight to heaven by walking out from that door those nite…
"Berapa banyak hati yang singgah dan pergi dari pantai kehidupanmu, q lihat dirimu laksana pulau yang sunyi, menderita karena pedihnya sepi dan dambaan terhadap kebahagiaan. Hidupmu wahai kawan, terpencil dari keakraban. Aq semakin kasihan, bukan pada dirimu, tp pada jiwamu, betapa ia terpenjara dalam kebebasannya"
Seperti itukah kau melihat q 'dari luar' kawan???
Seolah2 q adalah makhluk tidak berdaya yang sangat layak dikasihani, padahal q sungguh nda ingin dkasihani seperti itu&hanya beberapa org yg q biarkan mengetahui 'isi' dari robot ini...
'terpencil dari keakraban' sepertinya bukan frasa yang tepat sahabat, nyata q sebenarnya tidak sebuta itu dari pergaulan, q telah lalui semua, q telah jalani semua, q nyaris telah melihat berbagai bentuk getir dan perih, dengan begitu banyak sahabat baik nyata maupun maya, sebagai bukti bahwa Allah SWT nda pernah tidur terhadap q, yg selalu menghadirkan sahabat2 terbaik disaat q benar2 sedang berada dalam kesulitan dan kesusahan, sehingga aq ndapernah benar2 sendirian, semua atas kuasa Nya, aq yakin sekali akan hal itu...
Namun semua ini salah q sendiri, aq lah yang perlahan2 mengundurkan diri dari keakraban, aq lah yang membangun benteng setinggi2 nya untuk aq bersembunyi dari rasa sakit yg pernah q rasakan...
Aq memang masih jauh lebih beruntung dari mereka, krn aq tahu bahwa masing2 tentu memiliki kapasitasnya masing2, sebagaimana aq selalu menghibur hati q sendiri
'bahwa nda akan ada seburuk2nya keadaan, jika qt mau dan mampu memahami setiap makna yg terkandung dari setiap perih dan luka yg qt rasakan'.
Berkata2 memang mudah, tp sungguh nda mudah menjalankannya, kadang qt sebagai manusia masih suka takabur, merasa diri benar, dan memandang remeh manusia lain yg qt anggap memiliki derajat lebih rendah dari pada qt, derajat disini iza dalam berbagai hal, entah itu kedudukan, keimanan, keadaan fisik dan lain2. padahal coba qt bercermin setiap menjelang qt beristirahat, mengingat apa yg telah qt lalui 24jam terakhir, pastilah terselip hal2 atau perilaku2 qt yg [secara nda sadar] adalah copy paste dari sifat2 atau sikap dr org2 yg qt rendahkan tersebut.
Sempat aq mencoba keluar dari ruang yg menjadi tempat persembunyian q tersebut, dengan masih tertatih karena luka yg belum kering [krn q bahkan nda ingin membuatnya kering], q lengah, tidak q bawa payung dan senter untuk menemani aq keluar, sehingga q kemudian terantuk terjatuh terseret jauh dan luka q semakin menganga krn air hujan yg mengguyur kian deras, semua salah q sendiri. Hingga kemudian q kembali bersembunyi dan membangun benteng yg semakin tinggi. Merasa lebih aman sendirian, merasa lebih nyaman berada dalam kesunyian dan kesendirian, menggunakan waktu untuk membaca hati dan memaknai jalanq sebelumnya.
Dan inilah, tertulis semua dengan penuh kejujuran, bahwa hati itu kini semakin kuat, namun juga berkullit semakin tebal dan sedikit mengeras, namun didalamnya masih sangat penuh dengan kelembutan, yang masih percaya tapi nda akan dengan mudah percaya, yang nda berputus asa meski telah kehilangan segalanya. Menguak tentang hati akan memberikan ribuan bahkan milyaran deskripsi dan makna, dan aq jadi bingung harus memulai dari mana [hehehe, pizzz].
Seseorang menemukan kepompong seekor kupu. Suatu hari lubang kecil muncul. Dia duduk mengamati dalam beberapa jam calon kupu-kupu itu ketika dia berjuang dengan memaksa dirinya melewati lubang kecil itu. Kemudian kupu-kupu itu berhenti membuat kemajuan. Kelihatannya dia telah berusaha semampunya dan dia tidak bisa lebih jauh lagi. Akhirnya orang tersebut memutuskan untuk membantunya. Dia mengambil sebuah gunting dan memotong sisa kekangan dari kepompong itu.
Kupu-kupu tersebut keluar dengan mudahnya. Namun, dia mempunyai tubuh gembung dan kecil, sayap-sayap mengkerut. Orang tersebut terus mengamatinya karena dia berharap bahwa, pada suatu saat, sayap-sayap itu akan mekar dan melebar sehingga mampu menopang tubuhnya, yang mungkin akan berkembang seiring dengan berjalannya waktu. Semuanya tak pernah terjadi.
Kenyataannya, kupu-kupu itu menghabiskan sisa hidupnya merangkak di sekitarnya dengan tubuh gembung dan sayap-sayap mengkerut. Dan dia tidak pernah bisa terbang.
Yang tidak dimengerti dari kebaikan dan ketergesaan orang tersebut adalah bahwa kepompong yang menghambat dan perjuangan yang dibutuhkan kupu-kupu untuk melewati lubang kecil adalah jalan Tuhan untuk memaksa cairan dari tubuh kupu-kupu itu ke dalam sayap-sayapnya sedemikian sehingga dia akan siap terbang begitu dia memperoleh kebebasan dari kepompong tersebut.
Kadang-kadang perjuangan adalah suatu yang kita perlukan dalam hidup kita. Jika Tuhan membiarkan kita hidup tanpa hambatan perjuangan, itu mungkin justru akan melumpuhkan kita. Kita mungkin tidak sekuat yang semestinya yang dibutuhkan untuk menopang cita-cita dan harapan yang kita mintakan.
Kita mungkin tidak akan pernah dapat "Terbang" Sesungguhnya Allah SWT itu Maha Pengasih dan maha Penyayang.
Kita memohon Kekuatan... Dan Allah SWT memberi kita kesulitan-kesulitan untuk membuat kita tegar.
Kita memohon kebijakan... Dan Allah SWT memberi kita berbagai persoalan hidup untuk diselesaikan agar kita bertambah bijaksana.
Kita memohon kemakmuran... Dan Allah SWT memberi kita Otak dan Tenaga untuk dipergunakan sepenuhnya dalam mencapai kemakmuran.
Kita memohon Keteguhan Hati... Dan Allah SWT memberi Bencana dan Bahaya untuk diatasi.
Kita memohon Cinta... Dan Allah SWT memberi kita orang-orang bermasalah untuk diselamatkan dan dicintai.
Kita memohon Kemurahan Kebaikan Hati... Dan Allah SWT memberi kita kesempatan-kesempatan yang sileh berganti.
Begitulah cara Allah SWT membimbing Kita...
Apakah jika saya tidak memperoleh yang saya inginkan, berarti bahwa saya tidak mendapatkan segala yang saya butuhkan?
Kadang Allah SWT tidak memberikan yang kita minta, tapi dengan pasti Allah SWT memberikan yang terbaik untuk kita, kebanyakan kita tidak mengerti mengenal, bahkan tidak mau menerima rencana Allah SWT, padahal justru itulah yang terbaik untuk kita.
1. When I realize that I had some of ‘people I hate’-character and I’m late knowing it ‘till I had some crash that told me ‘bout it
2. When I wanting somethin’ and I know I wont get it, but still wanting it much more indeed
3. When I look at my mirror and finding that the reflections was fake, I’m smilin’ but inside is crying and see such beauty but inside is broken
4. When I heard my parents told their disappointed at me
5. When I remember my masamune and I know I can do nothing on it
6. When I’m getting eat and eat junk just for forgetting all f*** things in my life
7. When realizing that I am nothing, that I hadn’t reach anything in this life and just create another mess up around
8. When I remember all sin in my past life
9. When all heart things influence my mind, ‘coz it makes me unable to think rationally then force me to get some silly decisions, huff…
10. When I can’t even fight for my self just because I’m afraid to make any step forward
My Self :
1.My selfish and conservative mind [sometimes it hurt my self]
2.My big stomach as if I’m pregnant or something, hehehe… [can’t stop junk]
3.My stupidity [how come this brain won’t work out]
4.My bad memory taking for almost everything, can afford to remember the road, the lecture, etc.
5.My good memory taking for promise also everythings about masamune’s memories
6.My mess up rooms [I had try to clean it, but it still mess up like my heart]
7.My ‘easily hungry’ gastric [can’t stand to avoid food around, beuh]
8.My suddenly-blank mind [another side effect of short term memory loss]
9.My own secret sorrow rooms that’s placed in the bottom of my exhausted heart
10.My silliness making this useless and wasting time writing like this [pizzz…]
Freena :
1.Her ignorance of something that’s wasn’t her business [sometimes too cynical]
2. Her lazyness of somethin’ that wasn’t click on her or somethin’ that she know she wont make it ‘coz her self esteem [she just don’t wana make any first step forward]
3. Her habit that’s always blame herself to everything [she just too much force her self]
4. Her patient to stay at her secret sorrow pain juat bcoz she’s too afraid having another pain [although not necessarily get another pain again, rite?]
5. Her stubbornness about her like and dislike [annoy me enough]
6. Her smartass maybe, hehehe… [sometimes she does]
7. Her arrogancy, not much on it but it’s looks a like
8. Her way to had 100% of faith [she named herself ‘blind-faith’], sure it kill her self slowly, I just not bear to see it
9. Her ‘easy to feel sorry’ character that sometimes frame up her into another person problems [she did it many times]
10. Her silence… [the way she likes dark, nite and silence is too much]
Saat mulai melangkah menapaki kehidupan, Ibarat diri menulis di selembar kertas kosong, Menulislah seperti apapun yg kau ingini, Hendaknya menulislah dengan baik dan benar untuk itu.
Bukan lembaran kertas itu yang penting, Tetapi jadilah selayak pensil tersebut,Selintas mungkin pensil itu sederhana, Terbuat dari kayu berisi karbon didalamnya, Tapi maknailah fungsi dan hasil yg kan ditulisnya. Karena semua berasal dari bagaimana melihatnya.
Berikut 5 kualitas pensil,
yang dapat membuat hidup menjadi tenang.
Pertama,
Pensil ingatkan kita jika mampu melakukan hal hebat dalam hidup ini. Layaknya sebuah pensil saat menulis, Jangan pernah lupa jika ada “tangan” yang selalu membimbing langkah dalam hidup. Kita menyebutnya tangan Tuhan, Dia akan selalu membimbing kita menurut kehendakNya.
Kedua,
Dalam proses menulis beberapa kali kita berhenti, Menggunakan rautan untuk mempertajam lagi ujung pensil tersebut, Rautan pasti akan membuat si pensil menderita, Tapi setelah proses meraut selesai, si pensil mendapatkan ketajamannya kembali. Begitu juga dalam hidup, harus berani terima penderitaan dan kesusahan, Karena merekalah yang akan membuat kita menjadi orang yang lebih baik.
Ketiga,
Pensil selalu memberikan kesempatan menggunakan penghapus, Perbaiki kata-kata yang salah dan pemikiran2 yang tidak layak, Memperbaiki kesalahan dalam hidup bukanlah hal yang buruk, Membantu untuk tetap berada pada jalan yang benar.
Keempat,
Bagian yang paling penting sebuah pensil bukanlah luarnya, Tapi karbon yang ada di dalam pensil, Ibarat hati dan pikiran, dari sanalah kita bersitkan niat menuju pada tindakan, Oleh sebab itu, selalu berhati-hatilah dan sadari akan hal-hal didalam diri.
Kelima,
Selayak pensil yang selalu meninggalkan tanda/goresan. Seperti juga diri, sadarilah bahwa apapun yang kita perbuat akan tinggalkan kesan. Karena itu jaga goresan yang akan tercipta melalui semua tindakan.