Protected by Copyscape plagiarism checker - duplicate content and unique article detection software.
Belajar memberikan yang terbaik untuk cinta,
meski perih sakit dan menghabiskan sisa asa,
Belajar untuk membuka hati seluas langit
seindah malam dan setulus bintang,
sangat bodoh menjadi orang yang sombong
yang hanya berada dalam pembenaran tanpa logika,
maka aq disini untuk cinta,
mencoba untuk tidak sombong dan tetap miliki cinta

q pikir q bisa tanpamu, mungkin aq tak sekuat itu...

02:57:00

Bilamana q tak mampu lagi,
mendadak hati q sakit,
padahal q sedang tidak merasakan apa apa sebelumnya,
juga tidak sedang menikirkan apa apa...
mendadak jiwa ini resah,
hanya krn sekilas2 memori tentang dia,
padahal sebelumnya tidak terasa seperti ini...
ada apakah disana sekarang???
kenapa kah aq menjadi seperti ini sekarang???
apa ada hubungannya, atau hanya aq???
mendadak gelisah tak tertahan,
mendadak teramat sangat gelisah,
beriring degub jantung yg berirama semakin kencang
dan teriakan2 hati yg semakin memilukan...
mungkin aq hanya terlalu merindu dia...
tp apa mungkin sampai seperti ini...
aq tau semua ini sudah digariskan menjadi seperti ini,
q hanya harus pandai mencari makna dibalik smua ini...
tapi getir2 pilu dan kegelisahan ini sungguh menyerang kekuatan q sedemikian rupa...
meneriakkan rintihan2 rindu dan keinginan2...
jika sebelumnya aq masih mampu bertahan,
kenapa sekarang q merasa sangat lemah???
dimanakah ketegaran yg q miliki???
rasionalitas yg sempat tergenggam???
kemanakah pertahanan yg q bangun dan q raut sdemikian rupa itu???
aq lemah ternyata, q pikir q bisa tanpamu, tp q sadari aq tak sekuat itu...
maafkan aq, krn terlalu menginginkanmu...
menjadi racun bagi hidupmu...
andai aq milikimu, andai semua ini hanya mimpi buruk...
andai kau sungguh berada dalam pelukan q sekarang...
andai aq iza menyadari ini dengan segenap hati dan pikiran...
bahwa ini adalah yg terbaik untuk semua...
untuk mereka...
aq dan km, harus dikorbankan...
[aq tau kata2 ini salah, tp kembali lagi, itu hanya tulisan q, kali ini please, jgn ada yg protes yah]

sebenarnya apa yg aq inginkan?

03:18:00

"apa bisa semudah itu menerima uluran hati org lain??? jika aq terima saja semuanya dan memilih nanti mana yg terbaik tentu nda adil bukan??? tapi jika menolak semua aq takut dbilang sombong dan terlalu memilih,,, dan jika memang belum ada yg iza memenangkan hati ini, aq harus bagaimana???"
ada yang telah menanyakan dengan lugu, gmn caranya memenangkan hati q???
aq nda tau,
sungguh aq ndatau...
jika hati q telah tertinggal disana...


ribuan kali aq tanyakan pertanyaan pd hati q
"sebenarnya apa sih yang kamu mau???"
pertanyaan itu selalu membuat q mengeryitkan dahi, termenung, terdiam dan berfikir keras,,,
end up with the words "dunno..."
jika q paksa untuk menjawab, seringkali juga end up with the words "i want him"

beuh...
nyatanya ni ati masih suka ngotot, ngeyel, mau nya malah yg nda ada di list...
stiap q mencoba untuk dekat atau skedar mengetahui lebih atas seseorang,
sering juga q [secara otomatis] mendapati hati dan pikiran q beradu,
"ahh, tu liat dia nda iza kaya itu"
"lah, jelas nda iza kan mereka emang bukan org yg sama, tiap org punya kelebihan dan kekurangan masing2, dudulz !!!"
"emang dia ada kelebihan tersendiri, tp meski banyak kekurangan dr itu, tetap aja aq lebih nyaman bersama itu dr pd dengan dia"
"masalahmu apa sih, ha???"
"aq nda tau, maaf..."

hmmm, benar2 dialog yg ndapenting bukan???
tp seperti itulah kenyataannya,
aq nda mau sombong mengatakan bahwa aq nda akan jatuh cinta lagi,
tp q sungguh ragu bahwa aq mampu dan sanggup jatuh cinta lagi,
cinta, tai kucing rasa coklat, sepertinya jaman sekarang udah nda musim bilang cinta2 an,
bukankah cinta dapat terdefinisi sebagai fisik, materi dan hal hal lain?

salah q, sungguh salah q,
aq menolak banyak sekali laki2 hanya karena q nda yakin mereka benar2 cinta,
padahal aq sendiri nda punya cinta, aslinya q sama seperti mereka,
menanti dan memilih yg sungguh2 punya cinta&sanggup perjuangkan aq,
aq benci diperlakukan seperti itu, dipilih dan diuji,
padahal aq juga termasuk yg seperti itu...
jika hati q nyata telah termiliki,
bagaimana jika q minta dia yg memilihkan untuk q,
tentu menjadi sangat nda adil bagi mereka...
dasar orang idup !!!

intinya aq menyadari bahwa aq sendiri nda tau apa yg sesungguhnya aq cari...



Bila Ayah Meredakan Tangisan Bayi

04:58:00

Jumat, 04/09/2009 16:30 WIB [sumber  Vera Farah Bararah - detikHealth]

img

Jakarta, Ibu yang menenangkan bayi sedang menangis adalah wajar karena hampir semua bayi dekat dengan ibunya. Tapi terkadang sang ayah justru lebih jago dalam hal menenangkan bayi yang menangis. Apa rahasianya?

Biasanya para ayah memiliki tips dan trik khusus dalam hal mengatasi bayi yang menangis. Jadi meski sibuk di urusan kantor, ayah juga sebenarnya mampu mendiamkan tangisan anak. Tapi masalahnya banyak ayah yang tidak mau terlibat dengan masalah bayi menangis.

Sementara si bayi kadang takjub melihat cara ayah mendiamkan tangisannya. Ayah kadang lebih atraktif dari gayanya menggendong, mengangkat-angkat, mimik wajah hingga suaranya yang membuat si bayi sangat terkesan. Berikut adalah beberapa cara yang digunakan ayah untuk mengatasi tangisan sang bayi, seperti dikutip dari Babycenter, Jumat (4/9/2009):
  1. Merasakan apa yang bayi rasakan. Seorang ayah biasanya tahu atau bisa menemukan darimana sumber sakit sang bayi. Mungkin hal ini terdengar tidak masuk akal, tapi kadang akal sehat ditinggalkan untuk mengatasi sesuatu.
  2. Menggendong dan mengayun-ayunkan. Bayi sangat suka sekali dengan gerakan-gerakan dan seorang ayah paling jago dalam hal membuat mengayun-ayunkan. Pada saat tersebut bayi akan merasa tenang dan tahu bahwa ada sang ayah yang akan melindunginya.
  3. Menghindari meletakkan di tempat tidur. Caranya dengan meletakkan bayi di bahu dan melingkarkan tangan mungilnya di leher sang ayah. Kemudian ayah akan bergerak perlahan-lahan ke depan, belakang dan kadang berputar-putar pelan. Saat seperti itu bayi akan merasa seperti terbang, namun tidak akan merasa takut karena ada sang ayah yang menggenggam dengan bayi dengan aman.
  4. Mengeluarkan suara dan membuat wajah lucu. Ayah pandai sekali mengubah-ubah mimik wajahnya sambil mengeluarkan suara yang lucu, sehingga akan mengubah tangisan bayi menjadi suara cekikikan yang menggemaskan. Trik ini bisa dengan cara meletakkan sesuatu di atas kepala dan menjatuhkannya sambil berkata, "Oh tidak, mereka jatuh lagi," dengan mimik wajah yang lucu.
  5. Menggendong dan bernyanyi. Cara ini mungkin lebih mudah dibandingkan dengan cara lainnya. Ayah bisa menggendong sang bayi sambil menyanyikan lagu-lagu yang menenangkan seperti nina bobo atau lagu anak-anak lainnya.
  6. Meletakkan bayi di tubuh sang ayah. Taruh sang bayi di atas tubuh ayahnya, maka bayi akan merasa tenang dan damai. Bayi akan merasakan detak jantung, merasakan hembusan napas sang ayah dan bisa sesekali digoyang-goyangkan. Cara ini juga efektif untuk menidurkan bayi.

Untuk itu jangan anggap remeh peran seorang ayah, karena dalam hal tertentu ayah mungkin bisa melakukan sesuatu lebih baik dari siapapun. Dan ayah pastinya memiliki cara tersendiri untuk menenangkan tangisan sang anak.

aq mengutip artikel ini krn aq melihat banyak sekali buktinya, termasuk dia disana,,, sangat menyenangkan melihat dia begitu sayang dan disayangi putra putrinya,,,

aq jadi menulis lagi

01:58:00


sekali lagi q di "tampar" oleh kehidupan, krn aq bengal, krn aq lakukan lagi kesalahan2 masa lalu.
tp q masih iza bersyukur, krn Beliau masih ada bersama q, tamparan ini krn Beliau masih peduli dengan q.

kisah ini terlalu dalam untuk diceritakan dengan kata, tp dia tau, q yakin dia tau,
bahwa ini nyata dan hanya untuk dia.
degub jantung yg q rasakan ternyata bukan hanya rasa q saja, nyata krn ikatan ini masih begitu kuat nya.
skrg hanya bersama doa q lantunkan rindu untuk dia,
hanya lirik2 lagu kan menjadi pengiring kenangan yg hanya u qt.

q hanya inginkan yg terbaik bagi dia, krn dia yg terbaik bg aq.
segala rasa itu nyata ada, meski banyak yg berusaha mengingkari keberadaanya.
meski selamanya mimpi, nda akan iza terhapus, q nda akan iza lupakan dia.
dan dia tau itu...

andai boleh meminta, q ingin bersama dia di kehidupan q yg selanjutnya.
dan semua yg akan tertulis setelah ini, hanya sebatas ingin q, sebatas pengandaian q,
dan sebatas doa q.
sungguh q ikhlas jika harus begini demi dia.

"sampai pada titik dimana qt mampu ikhlas atas sesuatu yg paling qt cintai,
demi sesuatu yg terbaik bagi dia,
saat itu adalah saat dimana hati qt layak mendapatkan yg terbaik, apapun itu..."

untuk dia,
tetes air mata itu sm seperti yg disini,
resah dan gelisah itu sama dengan yg disini,
maka seharusnya doa itu pun sama dengan yg disini...

nda perlu lagi q berkata dan mengucap cinta, krn q yakin hati qt dah saling tau, bahkan lebih tau...

wall dia...

01:43:00



"maapin atas smua kesalahanku, ya allah hamba hanyalah manusia biasa yang slalu berbuat dosa yaa allah hamba mohon kepadamu smoga engkau slalu melindunginya dan semoga engkau memberikan jodoh yg lebih baik dari hambamu ini kepadanya yaa allah hanya ke...padamulah hamba berserah diri yaa allah hidup dan matiku kuserahkan hanya kepadamu yaa allah lindungilah slalu dirinya yaa allah amin yaa robbal alamin" august 21, 12.03

"yaa allah sudah satu minggu ini dia meninggalkan rumahku tapi knp yaa allah aq slalu memikirkannya tiap detik tiap menit tiap waktu bergulir aq teringat slalu kepadanya yaa allah apakah dia baik2 saja disana atau ada apa2 dgnnya yaa allah ya robbi ha...mba mohon padaMU lindungilah slalu dirinya dari sgala hal2 yg tdk hamba inginkan yaa allah" august 26, 05.09

"yaa allah aq hanya bisa menangis jika diriku slalu mengingat dirinya....gelisah hati gelisah sejak kepergianmu tak sabar hati tak sabar menanti kedatanganmu kucoba menantimu walau gelisah ku kan slalu menanti dengarkanlah kasihku dengarlah syg kuingi...n kau kembali smg kita dpt bertemu lg sprti dahulu supaya qt dpt bercinta lg sperti dahulu yaa allah andai waktu bisa terulang kembali......" august 26, 05.25

and i just cried a tear...



lately july

02:06:00

sekedar info aja nih, senin tgl 27 juli kmrn bobot q masih 66 lah kok rabu tgl 29 iza jd 63 makan tetep es krim tetep, qt liat yah, bth brp hari u kembali ke bobot semula... hehehehe...

resume on my july
banyak yg terjadi di bulan juli, tp rasanya dah terlambat jika mesti menceritakannya lagi dr awal... yah, its all memorized di wall pezbuk aq... dari mulai kena tilang, stnk dan plat nomer nda sama, acara arisan keluarga yang sungguh ribet dan melelahkan krn harus menjawab puluhan pertanyaan sama "duh, kapan nih acara nikahannya???" beuh nikah nikah... laki aja masih complicated... rumah ibu yg selama ini dikontrakkan telah habis masa kontraknya dan nda diperpanjang lg sm yg ngontrak, krn udah rusak parah [PAM nya bahkan udah dcabut], ibu bilang mau dijual aja, padahal i had another plan for that place... GOD help me... i need some miracle... another complicated love life... fight, laugh, smile, struggle and anything between... july oh july... now its the end of my 2009 july... hope everyting is better on my august then...

Teardrops Keep Fallin’ on My Head: The Reasons We Cry

01:48:00

Crying is an emotional reaction that’s completely unique to humans. Our capacity for complex thoughts and feelings means that we can cry whether we’re overwhelmed with any emotion—happiness, despair, or fear—but not everyone cries the same way or for the same reasons. Some people break into tears at the drop of a hat; others remain stony-faced even when confronted with great tragedy or pain. Understanding the impulse to cry isn’t always easy, but understanding the psychological and evolutionary reasons we do it is even more complicated.
blissfully divine Teardrops Keep Fallin’ on My Head: The Reasons We Cry
Sad or Hurt, Same Response
All tears are comprised mainly of water, oil, and mucous and are produced in the lachrymal glands near the eyes. Made of the same stuff, we actually have three different kinds of tears: basal, which protect and moisten our eyes; reflex, which flush irritants and foreign objects from our eyes; and emotional tears, which are produced in response to strong emotions or pain. The body automatically produces basal and reflex tears, but emotional tears are only ones produced by the process we think of as crying. Emotional tears have been shown to contain higher levels of certain hormones like prolactin, which is associated with breastfeeding and milk production, and manganese, which helps regulate our moods.

Emotion and pain are both processed in the limbic system, the area of the brain that also processes memories, our senses, and behavior. Humans can cry whether we’re in emotional pain or physical pain, and regardless of the stimulus, the tears are the same. Because of this lack of differentiation, some researchers believe that the body can’t really distinguish between emotional and physical pain at all. Even though the mind knows the difference between a broken heart and a stubbed toe, the body generates the same response to both.

Crying—The Body’s Pressure Valve
Although the mechanisms of crying are not yet fully understood, the presence of hormones seems to indicate that shedding emotional tears is a way for our bodies to restore equilibrium. When we experience any kind of heightened emotion—grief, jubilation, anger, or pain—hormones surge through our bodies. Once they’ve built up, the body needs a way to release them and crying may be one way it equalizes itself.
Confirming the conventional wisdom, a study at the University of Florida found that most test subjects reported that their mood improved after a bout of crying. Despite high levels of anxiety and increased heart rates in response to stress, many of the criers eventually report feeling calmer and more relaxed than the non-criers, and those that showed the most benefit were those who received some kind of social support while they were crying.

Some research shows that people who cry in response to stress, pain, or emotion are generally healthier than those who don’t. It’s widely known that keeping emotions pent up contributes to stress levels, which in turn can cause headaches, heart disease, depression, hair loss, and a host of other physical maladies. Crying in order to alleviate stress may be one of the body’s ways of protecting itself.

body calculate and bio rhythmic

18:08:00

my Body Calculator :

BMI [Body Mass Index] 24 and they says NORMAL [alhamdulillah]
BMR [Basal Metabolic Rate] 1408
BFP [Body Fat Precentage] 24,4% and they called OBESE [wuik gawat...]
WHR [Waist to Hips Ratio] 0,83 best for woman is 0,7 [belebih dikit aja ndapapa kan...

my Biorhythmic at july 2nd of 2009 :

Emotional [mood, sensitivity, creativity] -100%
Physical [strength, toughness, coordination, well-being] 14%
Intellectual [analytical thinking, logic, learning ability, memory, logic] -87%

kondisi puncak pada :
range antara 12 juli 2009 sampe 22 juli 2009

kodisi terendah pada :
range antara 28 juni 2009 sampe 8 juli 2009

did i choose dis way?

13:52:00

aq pernah [dan bahkan berkali2] bilang
bahwa nda akan ada seburuk2 nya keadaan lagi setelah peristiwa2 yg terjadi kmrn...
tapi nyatanya secara nda sadar aq mulai kembali pada kehidupan itu...
kehidupan yg dulu susah payah aq tinggalkan dan aq hindari...
disaat aq semakin terkukung dalam pekat nya hati...
aq nda bisa dan nda boleh kembali seperti itu...


i had to do at least one things right...


my bad lifestyle, my bad thought, i had to leave it before its getting too much...


hufff, aq br menyadari nya pagi ini,
saat aq bangun dengan kepala sangat sakit dan tubuh begitu lemah,
sakit yg aq bikin sendiri, kumpulan rasa yang aq timbun sendiri...


kenapa terjadi bahkan saat aq mencintai seseorang???
bukankah seharusnya saat mencintai qt bisa menjadi yang terbaik???
jika cinta ini tidak cukup baik bagi aq, dan jika hanya membuat aq kembali memasuki kubangan itu...
apakah aq harus tetap acuh???
kenapa tidak lagi q temui cinta seperti pipi yang mampu memberikan kekuatan dan segala kebaikan???


tu kan,,, lagi lagi pertanyaan itu hadir,,,
bukan tidak ada jawaban sih,
tp andai ada jawaban pun seringkali otak q melawan dan tidak mau menerimanya...
dasar dudulz... otak sm hati kok nda pernah akur...
hufff.....


start to make up ur mind freena !!! i know u can do...
hufff..... [still, hufff...]

mengapa...

00:42:00

udah lama banget sejak terakhir aq menulis,
tapi bukan berarti aq berhenti menulis...
sebenarnya aq masih menulis,
hanya saja
sepertinya aq nda mungkin menuliskan yang terjadi belakangan dalam blog ini...
something is better be a secret...


exhausted, lagi2 rasa itu menguat dari dalam hati q...
im so exhausted...
i cant even stand on my own feet...
memunculkan ribuan tanya 'mengapa'
menyisakan kosong tanpa ada jawaban...


hanya menegaskan sebuah rasa yang entah mustahil atau tidak...
bahwa aq mencintai dia...
'i do'




Followers

picture of a dreamer

picture of a dreamer
Freena Pipiholic

Lets Follow by

Follow pipiholic on Twitter